Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Solusi Air Pertanian di Musim Kemarau Panjang

Farmers! Cuaca exstrem yang identik dirtikan sebagai cuaca yang mempengaruhi musim dengan waktu tidak tepat , Merupakan hal yang sangat ditakutkan para petani . kemarau panjang saat aliran irigasi mengering , beberapa solusi awal dapat dilakukan hingga tahap akhir

1. Pembuatan sumur  dilahan pertanian 

          Langkah pembuatan sumur disawah merupakan langkah awal yang dapat dilakukan saat saluran irigasi terhenti , dengan cara membuat sumur di sawah ini akan membantu para petani mengairi beberapa tanaman pada tahap pertumbuhan awal . banyak hal yang dapat dijadikan pilihan dalam pola pembuatan sumur ,

 Sumur  dengan bentuk umum (Gombleng) , ini yang sangat umum dilakukan bahkan juga dibuat untuk kehidupan dirumah . keuntungannya , dapat dibuat manual dengan kerjasama , ukuran tampung yang besar serta pengambilannya dapat dilakukan dengan cara manual .

 Sumur Bor , sumur bor dengan menggunakan alat yang dapat melubangi tanah dengan luas satu jengkal atau lebih seukuran pipa . kemudian proses pengambilannya dengan menggunakan mesin . cepat dan mudaah dilakukan , namun sedikit mengeluarkan biaya .


2. Menangkap Kabut 

          Menangkap kabut adalah solusi terakhir dapat dilakukan dengan kapasitas pertanian tradisional , Menangkap kabut adalah proses penjaringan kabut menjadi embun , embun tersebut merupakan air yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan minum jika tidak terkontiminasi polusi dan dapat dijadikan  sebagai solusi pertanian .

Hal yang menarik dari pola alam adalah hadirnya kabut yang dapat ditemukan dimusim panas , sebagai hasil dari proses kondensasi (pendinginan) alamiah . kabut dapat ditemukan dipagi hari , besarnya kabut juga bergantung pada letak geografis wilayah dan kondisi cuaca misalnya didaerah pesisir dan pegunungan dari ketinggian 400-1200m. ada bebrapa wilayah diindonesia seperti daerah “sumowono, semarang” memiliki tingkat kekeringan parah dimusim kemarau namun memiliki keadiran kabut yang tinggi .

Cara membuat alat penangkap kabut 

Lalu bagaimana cara menangkap kabut?

         Prinsip dasar alat penangkap kabut adalah dengan memasang sebuah jaring besar dengan posisi vertical diudara , dilengkapi dengan wadah dibagian bawah untuk menampung embun . Biasanya jaring tersebut terbuat dari polypropylene berupa kain berwarna , contohnya dapat dilihat digoogle dengan kata kunci “kain polypropylene”.

Bagaimana cara memasang alat penangkap kabut?

  • Membuat bagan atau bingkai jaring dengan ukuran sesuai kain
  • Kain dipasang dengan posisi vertical diatas udara menghadap arah angin 
  • kain dipasang dalam lapisan ganda .
  • Buatkan aliran penghubung tetes
  • Berikan wadah untuk menampung embun 


Model alat penangkap kabut yang dapat dijadikan inspirasi


     a. Pluviograph dengan silinder berlubang

     b. Silinder dengan layar mesh berlubang

     c. Beberapa layar mesh yang terbuat dari nilon atau polipropilene

     d. Jaring tunggal

Berapa banyak hasil air yang didapat dari alat penangkap kabut?

Hal ini bergantung pada tingkat ketebalan kabut , besarnyaa jaring yang dipasang . berdasarkan uji coba yang dilakukan mahasiswa UGM dalam program karya ilmiah mahasiswa (PKM) didaerah sumowono , mereka dapat menampung embun sebanyak tiga liter dari 1x1 meter jaring kabut .

Farmers! Menyalahi alam bukanlah solusi , siap dengan berbagai kemungkinan terburuk adalah cara baik untuk tetap berkarya dalam tani.  Semoga sukses

Posting Komentar untuk "Solusi Air Pertanian di Musim Kemarau Panjang"