100 Bahan Media Hdiroponik Murah dan Sederhana


Hidroponik seperti namanya adalah suatu aktivitas menanam dengan media air sebagai pengganti tanah, dimana zat hara dan nutrisi tanaman diberikan dan dikontrol melalui air.

Namun dalam praktiknya kita membutuhkan media pembibitan yang menjadi tempat melekatnya biji semanjak ditaman dan tempat berpegangnya akar sampain dipanen. Kita sebut sebagai mendia pembibitan biar lebih mudah dibedakan.

Di judul artikel ini kami menyebutnya 100 media pembenihan, karena memang apapun yang kita gunakan tidak ada hukum untuk mengatakan itu salah. Tidak ada aturan baku mengenai jenis media pembibitan yang dapat digunakan, hanya karakter dan syarat yang harus dimiliki oleh bahan tersebut yang paling penting.

Syarat-syarat bahan yang dapat digunakan sebagai media tanam hidroponik:
  • Tahan lama terhadap rendaman air atau tidak mudah rusak hancur.
  • Dapat menyerap dan menyimpan air sehingga tidak mudah kering
  • Memiliki pori-pori/rongga
Berikut beberapa media pembibitan tanaman hidroponik.

1. Rockwool

Rockwool adalah bahan yang paling banyak digunakan oleh para petani hidroponik, selain bagus sebagai mendia tanam rockwool juga dianggap paling efektif karena memenuhi syarat-syarat sebagai media tanam bibit yang baik. Baik dan efektifnya media tanam diukur dari seberapa banyak ia dapat menyimpan komposisi air dan udara.

Rockwool dibuat dari bahan alam yang membuatnya kaya serat, yang merupakan kombinasi dari batuan basalt atau batuan beku yang berasal dari magma atau larva gunung berapi, Batu kapur dan juga batu bara. Kombinasi batuan tersebut dipanaskan pada suhu lebih diatas titik didihnya. Bahan-bahan semacam dibuat bubur dengan panas yang tinggi, diaduk sentrifigal sehingga dengan komposisi tersebut membuatnya memiliki karakter baru dengan serat yang tinggi.

Harga ockwool dengan ukuran 20x15x7 (cm) P×L×T. Yaitu Rp 20.000. Jika menggunakan Rockwool sebagai media tanam hidroponik dengan ukuran 1×1×2 maka kita bisa menanam 20×15x3 sekitar 500 bibit tanaman hidroponik.

Cara menggunakan Rockwool sebagai media tanam hidroponik:
  • Potong dengan ukuran 1cm×1cm atau 2x2 tergantung keinginan dan kebutuhan anda
  • Masukkan biji dalam pori-pori rockwool
  • Dan letakkan dimedia air

2. Kapas Filter

Kapas filter juga dapat digunakan sebagai media tanam hidroponik, karena selain kuat dan tidak mudah rusak akan air, kapas filter juga memiliki keunggulan lain yaitu harga yang lebih murah, beberapa kapas filter yang bisa digunakan
Kafas filter aquarium ada beberapa jenis umumnya dan memiliki variasi harga berdasarkan kualitasnya, biasanya karena digunakan untuk filter air maka bergantung pada seberapa bagus untuk dapat menyaring air. Tapi untuk digunakan sebagai media hidroponik, maka itu tidak terlalu penting anda bisa membeli kapas hidriponik yang murah namun tentu yang memiliki lapisan yang lebih tebal.

Harga dari kapas saring sendiri jauh lebih murah dari rockwool berkisar Rp 10.000an.

Cara menggunakannya kapas filter sebagai media tanam hidroponik:

  • Potong kapas dengan ukuran 2cm×2cm atau berdasarkan keinginan anda.
  • Lubangi kapas filter 
  • Masukka biji benih
  • Dan letakkan di media air.
3. Spons

Spons sendiri identik dengan bahan atau alat bersih-bersih karena memang kegunaannya demikian. Namun, spons juga bisa digunakan sebagai media tanam hidroponik yang dapat menyerap dan menyimpan air. Ada beberapa macam spons yang umumnya ada dipasaran, salah satunya adalah Spons selulosa. Spons selulosa yaitu spons yang tahan lama dan memiliki daya serap yang baik, umunya spons jenis ini digunakan sebagai pembersih piring dan kamar mandi. Nah jenis inilah yang bagus digunakan sebagai media tanam hidroponk.

Untuk aplikasinya sebagai media tanam hidroponik, sama sengan aplikasi pada rockwool dan kertas kapas aquarium.

Selain menggunakan bahan-bahan diatas anda juga dapat membuat bahan media tanam hidroponik dari bahan-bahan tidak terpakai disekitar seperti:

4. Kain serat bekas karpet tebal

Tergantung seberapa baik kreatifitas anda, bahan toko memang lebih ampuh namun jika barang2 bekas pakai bisa digunakan kenapa tidak kita mencobanya, selian mengurangi biaya cost juga dapat mengurangi limbah bekas pakai.

Kain serat bekas pakai seperti karpet yang lumayan tebal jika bisa dimodifikasi maka itu bisa dipakai, misalnya dilipat dua dimana benih bisa diletakkan diantara lipatannya. untuk sekelas tanaman hidroponik seperti kankung, sawi dan tanaman berumur pendek sejenisnya tidak terlalu bergantung pada media yang dipakai, media pada hidroponik hanya sebagai pengikat akar selebihnya bergantung pada nutrisi tanaman.

Anda juga dapat menggunakan bahan-bahan organik alami sebagai media tanam hidroponik seperti

5. Serabut kelapa

Serabut kelapa adalah bahan yang dapat digunakan sebagai media tanam hidroponik. Bagaimana cara menggunakan kulit dan serabut kelapa sebagai media tanam hidroponik?
  • Buah kelapa limbah yang sudah diambil isinya, di buah batoknya
  • Sisanya adalah kulit kelapa beserta serabutnya
  • Karena kita akan gunakan sebagai media hidroponik (bertanam dalam suasana air) kulitnya jangan dibuang untuk mengikat serabut kelapa agar tidak terbawa air jika dalam suasana mengalir.
  • Potong sesuai ukuran yang dibuthkan
  • Lalu lubangi sedikit dari kulitnya
  • Masukkan biji benih
Cara tersebut untuk hidroponik dengan media air, sesangkan ditanam di pot serbuk dari sabut kelapa dapat digunaoan secara langsung
6. Batang Pelepah Kelapa

Mungkin anda tidak pernah lihat atau mungkin belum tau jika batang pelepah kelapa juga bisa digunakan sebagai media tanam hidroponik. Kelapa adalah tumbuhan berserat pada umumnya mulai dari batang pohon, kelapa hingga buahnya terdiri dari serat dan serat itu memungkinkan memiliki pori-pori. Untuk menggunakan pelepah kelapa sebaiknya menggunakan pelepah kelapa yang muda.  Langkah-langkah membuat media tanam hidroponik dari pelapah kelapa: 
  • Sediakan pelepah kelapa muda yang masih hijau belum kering
  • Belah menjadi lapisan denga tebal sesuai yang diinginkan 
  • Lubangi pelepah kelapa dan masukkan benih
  • Letakkan pada media air.

7. Batang kelopak pisang

Ini adalah cara penyemaian paling tradisional dilakukan, kita ketahui batang kelopak pisang berpori dan dapat menyerap air. Ini sudah jauh hari digunakan sebagai media semai, bahkan untuk penyemaian bibit tanaman sawah seperti timun dan lain-lain.

Langkah-langkah penyemaian benih tanaman hidroponil dengan batang kelopak pisang
  • Sediakan kelopak pisang
  • Buat sebuah area semai dalam kelopak
  • Taburkan benih 
  • Lipat kelopak 
  • Tempatkan di area yang terlindung dari matahari untuk menjaga kelembaban

Posting Komentar