5 Nutrisi Hidroponik yang Paling Penting dan Penjelasannya

Hidroponik adalah salah satu sistem tanam yang menggunkan daya air sebagai zat tumbuh. Seperti bertani pada umumnya hidroponik adalah kegiatan bertanam, bedanya hidroponik dilakukan pada lingkungan dan sistem minimalis.

Karena menggunakan daya air sebagai sistem dan media tanamnya maka hidroponik memerlukan nutrisi instant yang harus disesuaikan, lalu apa aja nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman hidroponik?


1. Nitrogen
Merupakan nutrisi dasar pada tanaman untuk pembentukan jaringan pertumbuhan pada masa vegetatif tanaman. Akibat dari kekurangan Nitrogen pada tanaman hidroponik akan tampak daun menguning dan batang kecil sehingga pertumbuhan tanaman hidroponik menjadi lambat.

2. Fosfor
Meski kada yang diperlukan pada tanaman hidroponik tidak sebesar natrium ataupun kalium, fosfor memegang peranan besar pada tahap perkembangan tanaman hidroponik yaitu mengiatkan batang, perbanyakan akan dan pada masa perkembang biakan generatif, pembungaaan dan pembentukan buah sampai pematangan buah. Kekurangan fosfor pada tanaman hodroponik akan menghambat perkembangan tanaman sehingga lambat pemmbungaan dan buah kecil. kelebihan fosfor juga tidak baik seperti natrium akan menghambat unsur nutrisi lain terserap pada tanaman.

3. Kalium

Unur nutrisi yang sangat penting bagi tanaman hidroponik, merupakan unsur hara makro yang berperan dalam peningkatan kualitas tanaman mulai dari proses fotosintesis dan terutama sebagai nutrisi penguatan komponen tumbuh seperti batang dan akar. Kekurangan kalium pada tanaman hidroponik menyebabkan pertumbuhan kerdil, tumbuhan layu, daun bercak dan kriting tanaman cepat tua. Kelebihan kalium membuat tanaman lama terjadi proses pembuahan.

4. Natrium
Salah satu unsur hara atau nutrisi tanaman yang memiliki peran kontrol pada tanaman, misalnya mencegah pembusukan batang dan umbi tanaman, mengontrol kekuranag atau kelebihan unur hara seperti kalium.

5. Magnesium
Magnesium merupakan nutrisi penunjang bagi tanaman hidroponik, adanya hidroponik ini membantu proses respirasi tanaman sehingga tanaman mudah beregenerasi, magnesium juga berkaitan dengan zat hijau daun yang mena merupakan kunci dasar terjadinya fotosintesis. Kelurangan Magnesium pada tanaman membuat jaringan tumbuh tanaman lemah sehingga tidak mampu cepat beregenrasi.

6. Kalsium

Nutrisi yang berhubungan dengan peran penguatan pada batang dan akar tanaman hidroponik. Kekurangan calsium pada tanaman membuat tanaman hidroponik kriting dan kecil, batang lemas dan akar tidak kuat.

7. Boron
Dalam tanaman hidroponik membantu proses pembelahan sel, kemudian kesiaan dan proses perkembangbiakan generatif serta membantu dalam sintesis protein tanaman. Kekurangan boron membuat tanaman hidroponik kerdil, buah matang tidak merata.

8. Sulfur

Merupakan nutrisi yang tidak kalah penting bagi tanaman hidroponik, sulfur bertransformasi dalam jaringan tanaman sehingga membantu proses perkembangan tanaman. Sulfur juga merupakan nutrisi yang menentuka akhir dari proses penanaman yaitu buah, daun batang tanaman.

9. Tembaga

Meski keberadaannya tidak langsung membeei peran tetapi keberadaan tembaga sangat penting sebagai penunjang pertumbahan seperti arah dan bentuk tegak tumbuhan serta membantu melancarkan dan mengangkut zat unsur hara tanaman.

10. Seng/Zn

Sengan merupakan nutrisi tanaman yang memegang peranan penting dalam pembentukan hormon tumbuh, hormon pembentukan akar, penguatan batang sampai pada pematangan buah.

11. Zat Besi/Fe

Unsur penting dalam proses respirasi atau pernapasan tanaman hidroponik juga membantu dalam klorofil zat hijau daun, kekurangam Fe membuatn tanaman menguning serta kerdil.

12. Mangan
Pada tanaman nutrisi mangan tidak kalah penting memiliki peran tidak langsung dalan proses perkembangan, nutrisi ini membantu pembentukan enzim-enzim penting dalam tanaman, kekurangan managn pada tanaman akan menghambat proses metabolisme dalam tanaman tersebut.

Posting Komentar