Perlukah Pupuk Cair untuk Tanaman Porang?

Porang adalah tanaman yang kini jadi komoditi baru diindonesia, awalnya tanaman ini merupakan tanaman liar yang tidak dimanfaatkan bahkan diindonesia tanaman ini belum dapat dimanfaatkan langsung sehingga saat ini porang dibudidayakan untuk di ekspor.

Sekatinya tanaman porang adalah tanaman yang mudah ditanam dan tumbuh baik disemua jenis tanah, dipupuk ataupun tidak tanaman ini bida tumbuh baik dilingkungan kering.

Namun karena kini dibudidayakan dan jadi barang mahal, berbagai macam cara yang dilakukan petani untuk memberikan pertumbuhan dengan hasil terbaik.

Saat ini petani porang masih bergantung pada pupuk kompos organik yang dianggap memberikan hasil terbaik, dan memang pupuk komposlah yang paling cocok dengan jenis tanaman ini alasannya sederhana tanaman ini ditanam sebelum musim hujan dan dipanen 6 bulan kemudian dimusim panas yang artinya selama rentan waktu tersebut pupuk kompos sudah dapat terurai menjadi nutrisi bagi tanaman porang.

Bisakah menggunakan pupuk cair untuk porang?

Pemberian pupuk kompos sebenarnya sudah cukup sampai porang tumbuh, jika nanti dimusim penghujan ingin diberikan suport nutrisi dengan pupuk tambahan kimia atau organi tidak masalah.

Pemberian pupuk cair tidaklah masalah, jika anda ingin berinovasi untuk memberikan biobost dari pupuk organik cair, baik dari limbah makanan, dedaunan atau kotoran melalui fermentasi. Ini bisa membantu dan konsisten seperti langkah diawal yang menggunakan pupuk kompos. 

Untuk pemberian pupuk kimia paling tidak anda punya pengalaman kapan pemupukan kimia dilakukan, karena tanaman porang sendiri menyukai musim sedang dengan dominan panas.

Nah, jangan lupa bagikan pengalaman farmers tentang pupuk cair untuk porang dikolom komentar agar bermanfaat bagi petani yang lain.

Posting Komentar