Perbanyakan Tanaman Adenium Menggunakan Sistem Hidroponik

Adenium salah satu tanaman yang tetep laris sampai saat ini, dengan komunitas dan bahkan memiliki event competisi sendiri. Selain sebagai tanaman hias, adenium juga bernilai ekonomis tinggi. 


Yang paling disukai juga dari adenium sebagai tanaman yang tidak berkambium ini adalah mudahnya diperbanyak, baik dengan sistem tebar benih, grafting, atau bahkan dapat di hidroponik. Kelebihan sistem hidroponik adalah kita tidak perlu mengontrol kelembaban atau bingung dengan ukuran nutrisi yang harus diberi

Nah berikut beberapa cara perbanyak tanaman adenium menggunakan sistem hidroponik berdasarkan tujuannya

1. Penumbuhan akar
Dilansir dari komunitas adenium, menumbuhkan akar dapat dilakukan dengan hodroponik baik media rockwool ataupun tisu berikut ulasannya menggunakan tisu




Perlu diingat bahwa dengan metode tisu ini targetinya hanya untuk menumbuhkan akar setelah iitu langsing dipindahkan ke lahan terbuka, karnea untuk cabang besar memerlukan nutrisi yang lebih banyak, walaupun anda memberikan nutrisi tambahan pada sistem dengan media tisu ini, tidak bisa menopang tumbuh adenium.

Jika menggunakan media rockwool lebih mungkin bisa bertahan lebih lama karena rockwool lebih tebal untuk menopang adenium setidaknya sampai dipindahkan ke lahan terbuka. Tapi perlu diingat jika untuk lebih dari sekedar menumbuhkan akar maka nutrisi harus terpenuhi

Baca juga: Nutrisi Hidropon

2. Peremajaan hidroponik
 Setelah mungkin melalui sistem semai atau pembenihan, adenium bisa ditanam di hidroponik sampai remaja atau cukup besar untuk di nilai secara ekonomis atau jika dibiarkan sampai tumbuh besar dari proses tumbuh benih sampai seperti gambar diatas.



Baca juga: Cara tanam hidroponik (benih) menggunakan media rockwool dan tisu

Posting Komentar