Baiknya, Berapa Kali Kucing diberi Makan sehari?

Hi farmers! Kucing saat ini menjadi hewan peliharaan yang mungkin paling banyak dipelihara di kategori hewan rumahan, selain sebagai teman, bentuknya yang imut dan menggemaskan, kini kucing bahkan menjadi tren bisnis yang terus naik.

Kita skip dulu tentang nilai bisnis, nilai bergantung pada kualitas, dan nilai kucing ditentukan dari bagaimana kita merawatnya. Entah kucing mahal atau sekedar kucing rumahan, mengetahui nilai intrinstik dalam kucing perlu diketahui, khusunya makanan dan berapa kali seharusnya kucing di beri makan dalam sehari?

Di artikel ini kami akan menyuguhkan hasil penelitian di 2020 yang dilakukan oleh pakar nutrisi dari oleh pakar nutrisi dari University of Guelph yang didanai oleh Winn Feline Foundation dan Simmons Pet Food, dimana perusahaan untuk makanan kucing ternama "Royal Canin" terlibat didalamnya. Peneltian tersebut terbit dijurnal PLOS ONE.


Namun sebelumnya anda harus paham tentang latar belakang mengapa waktu dan porsi makan bagi kucing adalah sesuatu yang penting.

Masalah obesitas, adalah masalah yang sanvat umum yang dipengaruhi oleh waktu dan porsi makanan, dimana frekuensi dari makanan adalah faktor utamanya. Hal yang sama yang mendasari obesitas adalah kebiasaan, jika memang dari awal kucing di berikan makanan dalam porsi dan waktu yang tidak teratur, maka kucing akan terus meminta porsi tersebut, dengan mengetahui takaran makanan yang mesti diberikan sebagai tujuan dari penelitian tersebut dapat memberikan kebiasaan pada kucing untuk makan lebih sedikit.

Berapa kali kucing diberi makan sehari?
Penliti dengan menggunakan pendekatan komprehensif yang menganalisis efek pada hormon penekan nafsu makan, aktivitas fisik, pengeluaran energi dan penggunaan sumber energi.

Peneliti menggunakan delapan kucing sehat sebagai objek uji coba yang berumur dibawah 5 tahun dalam rentan waktu tiga minggu, dimana sebagaian kucinh dibeei makan satu kali dipagi hari dan sebagian lainnya diberi makan empat kali makan dalam sehari.

Kucing-kucing di beri alat monitor aktivitas pada tali kekang untuk mengukur aktivitas fisik, Asupan makanan,berat badan diukur setiap minggu dan mengukur metabolisme kucing melalui nafas dan darah.

Hasil Penelitian:
Kelompok kucing dengan 4 kali makan ditemukan memiliki aktivitas fisik lebih banyak, namun kedua kelompok yang diberi makan 1 kali sehari dan 4 kali sehati memiliki jumlah energi yang dikeluarkan sama

Kelompok Kucing yang diberi makan sekali sehari memiliki hormon pengatur nafsu makan tiga kali lebih tinggi setelah makan, yang berarti menunjukkan bahwa mereka lebih kenyang.

Kelompok kucing yang diberi makan sekali sehari juga menunjukkan kecerdasan pernapasan puasa yang lebih rendah, yang berarti mereka kucing-kucing tersebut menggunakan simpanan lemak mereka (membakar) yang merupakan kunci untuk mempertahankan massa tubuh tanpa lemak.

Kucing yang diberi makan satu kali sehari juga mengalami peningkatan asam amino darah yang lebih besar, yang menunjukan lebih banyak protein bagi mereka untuk membangun otot dan protein penting lainnya. Ini sangat berguna mengingat banyak kucing yang mengalami sarcopenia yaitu suatu kondisi kehilangan massa otot seiring bertambahnya usia.

Kesimpulannya:
Memberikan makan kucing sekali sehari dengan porsi yang lebih besar lebih baik daripada memberikan makan beberapa kali sehari.

Jurnal Referensi:
  • Alexandra Camara., etc.  2020. The daytime feeding frequency affects appetite-regulating hormones, amino acids, physical activity, and respiratory quotient, but not energy expenditure, in adult cats fed regimens for 21 days. PLOS ONE, 2020; 15 (9): e0238522 DOI: 10.1371/journal.pone.0238522

Posting Komentar