Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Manfaat Rekayasa Genetika Tanaman

Rekayasa Genetika Tanaman adalah Manipulasi langsung gen tanaman untuk tujuan mendapatkan tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul menggunakan bioteknologi. 5 Manfaat Rekayasa Genetika Tanaman 

Menurut sebuah studi oleh ilmuan University of Göttingen Lebih dari dua miliar orang di seluruh dunia menderita malnutrisi mikronutrien karena kekurangan mineral dan vitamin. 

Orang miskin di negara berkembang paling terpengaruh, karena pola makan mereka biasanya didominasi oleh makanan pokok bertepung, yang merupakan sumber kalori yang tidak mahal tetapi mengandung mikronutrien dalam jumlah rendah. 


Daftar Isi:

Alasan Rekayasa Gentika Penting




Para peneliti menjelaskan bagaimana rekayasa genetika tanaman dapat membantu mengatasi malnutrisi mikronutrien secara berkelanjutan.

Malnutrisi mikronutrien menyebabkan masalah kesehatan yang parah. Misalnya, kekurangan vitamin A dan seng merupakan faktor risiko utama kematian anak. 

Kekurangan zat besi dan folat berkontribusi pada anemia dan masalah perkembangan fisik dan kognitif. Seringkali, orang yang terkena dampak tidak menyadari kekurangan nutrisi mereka, disebut juga dengan istilah 'kelaparan tersembunyi'. 

Manfaat Rekayasa Genetika

Berikut tujuan, fungsi dan manfaat Rekayasa genetika tanaman:

1. Memperkaya Nutrisi

Salah satu intervensi yang diperlukan dibidang pertanian dengan membudidayakan tanaman pangan pokok dengan kandungan mikronutrien yang lebih tinggi, atau disebut juga 'biofortifikasi'. 

Selama 20 tahun terakhir, pusat penelitian pertanian internasional telah mengembangkan berbagai macam tanaman biofortifikasi menggunakan metode pemuliaan konvensional (bididaya tanaman unggul), misalnya; ubi jalar dan jagung dengan vitamin A, serta gandum dan beras dengan kandungan seng yang lebih tinggi. 

Tanaman ini berhasil dilepasliarkan di berbagai negara berkembang dengan nutrisi dan manfaat kesehatan yang terbukti. 

Namun biofortifikasi konvensional memiliki batasan sehingga para ilmuwan meyakinkan bahwa dengan rekayasa genetika dapat membantu meningkatkan lebih lanjut manfaat tanaman biofortifikasi. 

Keuntungan lain dari rekayasa genetika adalah bahwa sejumlah besar mikronutrien dapat digabungkan dalam tanaman yang sama. "Ini sangat penting, karena orang miskin sering menderita kekurangan gizi mikro," kata penulis bersama dan Pemenang Penghargaan Pangan Dunia 2016 Dr Howarth Bouis dari Institut Penelitian Kebijakan Pangan Internasional.

2. Meningkatkan Produktivitas

Rekayasa genetika juga dapat membantu menggabungkan kemampuan mencukupi mikronutrien dengan kemampuan agronomi yang meningkatkan produktivitas. 

3. Tanaman Tahan Hama

Hama menyumbang bagian besar dari masalah pertanian, dan biaya yang dikeluarkan dari mengatasi masalah hama ini sangat besar. Pestisida yang ada belum cukup mampu menciptakan kondisi yabg baik bagi petani dan lingkungan. Sehingga, menciptakan tanaman unggul melalui rekayada gentika diperlukan.

4. Tanaman Tahan Kekeringan

Selain itu, manfaat dari rekayasa gnetika yaitu meningkatkan sifat toleransi kekeringan dan ketahanan hama tanaman, yang menjadi semakin relevan dengan perubahan iklim.

5. Masa panen tanaman yang lebih cepat

Kebutuhan pangan yang meningkat sisertai dengan masa panen yang lama, dua masalah yang juga menjadi solusi rekayasa gentika, yaitu mempercepat masa panen tanaman.

Mengapa rekayasa gentika tanaman banyak ditentang?

Para penulis mengakui bahwa rekayasa genetika dipandang skeptis oleh banyak orang, terlepas dari kenyataan bahwa tanaman yang dihasilkan terbukti aman untuk konsumsi manusia dan lingkungan. 

Salah satu alasan masyarakat adalah bahwa rekayasa genetika sering dikaitkan dengan perusahaan multinasional besar. Selain itu biofortifikasi adalah untuk kebaikan bersama.

Demikian artikel tentang 5 Manfaat Rekayasa Genetika Tanaman. Semoga menambah wawasan.

Jurnal Referensi:
  • Dominique Van Der Straeten, Navreet K. Bhullar, Hans De Steur, Wilhelm Gruissem, Donald MacKenzie, Wolfgang Pfeiffer, Matin Qaim, Inez Slamet-Loedin, Simon Strobbe, Joe Tohme, Kurniawan Rudi Trijatmiko, HervĂ© Vanderschuren, Marc Van Montagu, Chunyi Zhang, Howarth Bouis. Multiplying the efficiency and impact of biofortification through metabolic engineering. Nature Communications, 2020; 11 (1) DOI: 10.1038/s41467-020-19020-4


Posting Komentar untuk "5 Manfaat Rekayasa Genetika Tanaman "