Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Kawin Silang Durian agar Berbuah Besar dan Manis

Persilangan adalah salah satu proses perbanyakan vareitas pada tanaman, persilangan bisa terjadi secara alami melalui penyerbukan alami dengan bantuan alam, angin ataupun serangga. Sedangkan Penyerbukan buatan yaitu proses buatan dengan bantuan manusia yang biasanya secara tertarget pada suatu jenis tanaman untuk mendapatkan verietas yang diinginkan.

Persilangan durian adalah penggabungan sifat-sifat dari beberapa varietas durian yang memiliki karakter rasa, ukuran buah, lamanya prmatangan buah, menjadi hadir terdapat dalam satu buah duraian sebagai hasil dari persilangan.

Menurut Dr. Lutfi Bansir tujuan dan objek persilangan itu untuk mendapat Keunggulan buah yang bisa diukur dari bentuk buah, daun, tebal dan warna daging, kadar gula serta rasanya. (Radarbangka)

Tanaman durian pada dasarnya melakulan penyerbukan silang secara alamiah sehingga keragaman tanaman dialam cukup besar. Namun, baik karena faktor alam yang keragaman sumber daya genetiknya, durian mengalami ancaman cukup serius. Selain itu alasan lainnya adalah domestikasi varietas baru.

Persilangan dengan penyerbukan buatan sangat mudah tapi perlu diketahui proses persilangan tidak serta-merta mendapat hasil instant begitu saja, hasil persilangan diperlukan waktu relatif lama. Bisa berarti bahwa Persilangan yang dilakukan hari ini baru dapat dinikmati hasilnya oleh generasi mendatang.

Menurut Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Sumatera Barat. Kawin silang durian dengan varietas lain cukup mudah, tapi proses persilangan harus dilakukan pada malam hari karena bunga durian pada umumnya mekar pada sore sampai malam hari. Meskipun ada beberapa bunga durian yang mulai mekar pada sore hari, kotak sari (antera) belum pecah sehingga serbuk sari (polen) belum dapat digunakan. Serbuk sari baru siap digunakan untuk menyerbuki putik sekitar jam 7 malam.

Sebagai pengingat, bunga durian umunya memiliki kelamin ganda jantan dan betina, jadin dalam satu bunga sudah terdapat benang sari (kelamin jantan) dan putik sari (kelamin betina. Jadi sederhananya, persilangan itu kita hanya menempelkan benang sari dari durian unggul ke kepala putik durian tersebut.

Untuk proses persilangan, alat bahan yang perlu disiapkan yaitu
  • Gunting kecil
  • Tali
  • Kertas
  • Air atau tisu
  • Label.

Cara Kawin silang durian dengan penyerbukan buatan
  • Pilih bunga dari durian betina yang bagus, tidak diserang hama dan belum mekar tapi kelopaknya sudah menyembul keluar dan diperkirakan akan mekar pada malam harinya atau esok hari.
  • Hilangkan kuncuk kelopak mahkotanya sampai setengah dan benang sari (kastrasi), hati-hati jangan sampai melukai kepala putik, pada bunga dari varietas yang akan digunakan sebagai tanaman pokok atau (betina).
  • Bunga yang sudah dikastrasi, dibungkus kantong plastik minyak untuk menghindari penyerbukan bunga atau dari varietas lain yang mungkin daoat dibawa angin atau serangga.
  • Ambil bunga dari varietas yang diinginkan (jantan) yang baru mekar atau diperkirakan akan mekar nanti malam, diambil sekitar jam 3 sore. Bunga jantan yang diambil beserta tangkainya diletakkan pada wadah yang dialasi tisu atau kapas basah dengan posisi menghadap ke atas. Menurut Ihsan dkk (2012), dapat juga dilakukan dengan merendam tangkai bunga hal itu akan mempercepat pemecahan serbuk sari.
  • Bunga jantan tesebut dijemur satu jam dibawah terik matahari agar kotak sari cepat pecah selanjut-nya bunga disimpan di tempat yang teduh. Pada malam harinya, ketika serbuk sari mulai terlihat, bunga siap untuk diguna-kan sebagai penyerbuk bunga yang telah dikastrasi.
  • Proses penyerbukan dilakukan dengan menempelkan atau mengoleskan serbuk sari dari serbuk sari bunga jantan ke kepala putik betina.
  • Bunga ditutup kembali dengan kantong plastik minyak yang baru dan diberi label berupa informasi persilangan, varietas tanaman, waktu dan tanggal persilangan.
  • Kantong plastik dibuka setelah 5-7 hari ketika putik terlihat membesar.
Setelah proses persilangan selesai, tinggal menunggu buah untuk dipanen. Pada saat dipanen, biji hasil persilangan dibersihkan dari daging buahnya dan dipilih biji yang bagus. Selanjutnya biji disemaikan dan dibiarkan tumbuh sampai siap untuk disambung dengan batang bawah, evaluasi hasilnya jika sudah berbuah. 





Refrensi
  • Balai penelitian tanaman buah tropika, sumut
  • Pusat perpustakaan dan penyebaran teknologi pertanian kementerian pertanian republik indonesia. 2018: pertanian. go.id

Posting Komentar untuk "Cara Kawin Silang Durian agar Berbuah Besar dan Manis"