Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

8 Cara Budidaya Vanili dari Stek, Perawatan, Panen Hingga Siap Jual

Vanili adalah salah satu tanaman yang dijuluki emas hijau di indonesia karena memiliki harga pasar yang sangat tinggi. Vanili mengandung senyawa vanilin yang banyak digunakan sebagai baha baku obat, parfum, cosmetik, makanan dan minuman. 

Vanili memiliki nama latin Vanilla planifolia, merupakan tanaman yang berasal dari meksiko, vanili masuk ke indonesia sejak tahun 1819 dan sekarang berkembang hampir ke semua provinsi.

Peluang budidaya vanili

Vanili sangat cocok di iklim indonesia, harga pasaran dimarketplace saat ini Rp.600rb per 100gr atau sekitar 50rb per buah/polong. Indonesia mengambil 30-40% pasar komoditas vanili dunia.

Di Indonesia ada dua jenis varietas unggul yang berproduksi tinggi, yaitu Vania 1 dan Vania 2 dengan hasil mencapai 1 ton/ha vanili kering. Kedua varietas vanili indonesia tersebut ditetapkan sebagai benih bina, yang bisa digunakan secara luas.


Budidaya Vanili
Vanili bisa ditanam di satu tempat yang teduh dan lembap, tanahnya mengandung humus, lempung dan berpasir. Tanaman vanili  memerlukan curah hujan sedang dan 50% cahaya matahari, dan dapat ditanam hingga 800 meter diatas permukaan laut.

Budidaya vanili terbilang gampang-gampang susah. Setidaknnya ada 5 langkah cara budidaya vanili, yaitu:

1. Pemilihan stek 

Stekan yang baik berasal dari indukan sehat, subur, tidak ber0enyakitan dan belum pernah berbunga. Ukuran stek dapat menggunakan stek panjang 5-7 ruas atau stek pendek 1 ruas.

Stek terlebih dahulu di rendam dalam larutan fungisida 0,2-0,3% selama 20-30 menit agar stekan tidak diaerang patogen seperti jamur dll dan agar luka potongan setek mengering.

2. Penyemaian


Tahap penyemaian adalah tahap menghidupkan stek menjadi tanaman vanili baru sebelum ditanam di lahan terbuka. Penyemaian dapat dilakukan di tanah langsung atau di polybag. Langkah-langkah Cara penyemaian stek, yaitu:
  • Buat gundukan tanah denhan lebar 100m dan tinggi 25cm atau dalam polybag berdiameter 15cm.
  • Gunakan media semai dari pupuk kandang dan pasir
  • Tempatkan ditempat teduh dengan intensitas cahaya 30-50% atau dirumah tanam
  • Dapat disungkup untuk menjaga kelembaban
  • Berikan tongkat tajar jalar pada batang semai
  • Siram tanam secara teratur
  • Berikan pupuk 10ml/ 1liter air 2 minggu sekali dan Berikan pupuk daun jika sudah muncul 1 atau 2 helai daun baru
  • Berikan pestisida jika diperlukan 5ml/1liter

3. Penanaman Vanili
Stek siap dipindah kelahan terbuka atau di kebun apabila telah berumur 3-4 bulan dengan tinggi 25 cm dan sudah berdaun baru 3-4 helai. Langkah-langkah penanaman vanili, yaitu:
  • Menyiaplan lahan, Lahan harus memiliki kualitas baik, sebelumnya bukan bekas menanam tanaman berpenyakit
  • Tanah yang baik yaitu tanah lempung, humus dan berpasir . Vanili memiliki perakaran dangkal maka penanaman dilahan subur, drinase baik dan tidakada genangan air.
  • Lahan sudah diolah dan dibersihkan dari gulma penggangu
  • Penanaman dilakukan pada awal musim hujan dengan arah tanam utara-selatan agar rata terkena sinar matahari
  • Berikan naungan apabila diperlukan.
  • Jika menggunakan pohon panjat sebagai tajar, tinggi tanaman menjalar tidak lebih dari 2 meter.
  • Hindari bekas kebun pisang atau bekas tanaman penyakitan atau tunggu 2-4 tahun
  • Tanam diawal musim hujan

4. Perawatan
Perawatan tanaman vanili tidak terlalu berat tapi garus intens dilakukan. Berikut langkah dan cara-cara perawatan tanaman vanili, yaitu:
  • Melakukan penyiraman intens untuk menjaga lelembaban tanah, tanaman vaniki membutuhkan intensitas hujan sedang
  • Membersihan gulma
  • Membutuhkan cahaya matahari 30-50% pada pase pertumbuhan dan cahaya lebih dipase produktif atau sekitar 55% cahaya matahari
  • Pemupukan dilakukan tiap tiga bulan menggunakan pupuk kandang dan NPK. Pemberian pupuk kandang 10kg/th dan NPK berbanding 15:15:15/ 1kg per tahun
  • Sedangkan penggunaan insektisida dapat dilakukan untuk membunuh hama.
  • Semprotoan pestisida jika ada banyak hama.
  • Atur tumbuh menjalar tanaman, Tinggi menjalar vanili yang ideal 1,5-2 meter jika lebih maka biarkan menggantung
  • Jika tanaman ingin dipotong atau untuk diperbanyak olesi dengan fungisida bekas potongan

5. Penyerbukan

Vanili memerlukan bantuan manusia untuk penyerbukannya.
Vanili berbunga setelah berumur 1,5-2 tahun, hanya berbunga sekali setahun, biasanya pada akhir musim kemarau dan Bunga hanya mekar sehari dan gugur jika tidkada penyerbukan

Cara melakukan penyerbukan buatan pada tanaman vanili, yaitu:
Lakukan Penyerbukan di jam 7-11pagi 
Tempelkan benang sari 

6. Pemanenan
Fb@arifinlawken

Panen vanili dilakukan pada umur 9 bulan setelah penyerbukan.
Petik polong yang benar-benar matang.


7. Pengolahan Vanili

Setalah panen, vanili harus diolah untuk mengaktifkan dan mempertahankan senyawa vanilinnya. Cara pengolahan buah vanili pasca panen, yaitu:
  • Pengolahan dilakukan maksimal 2 hari setelah panen.
  • Untuk mengaktifkan enzim vanillin, polong direndam dalam air bersuhu 63-65 °C.
  • Keringkan dalam oven atau jemur angin-anginkan sampai polong kering dan susut hingga 25%.
  • Ikat polong 50-100 lali masukkan dalam peti
  • Vanili disimpan dalam wadah/ peti dan pastikan tidak ada vektor penyakit yang masuk

8. Pemasaran
Penentuan harga vanili dipasaran dapat dinilai dari panjang polong dengan 7 kriteria, yaitu:
Kurang dari 10cm
10-12cm
13-14cm
15-16cm
17-18cm
19-20cm
Lebih dari 20cm


Refrensi:
http://pustaka.setjen.pertanian.go.id/index-berita/koleksi-video-teknologi-pertanian-budidaya-vanili

Posting Komentar untuk " 8 Cara Budidaya Vanili dari Stek, Perawatan, Panen Hingga Siap Jual"