Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bunga Telang, Ciri-ciri, Jenis dan Manfaatnya

Bunga Telang, Ciri-ciri, Jenis dan Manfaatnya. Hi farmers! Siapa yang belum tau bunga talang? Salah satu tanaman merambat pagar yang cukup populer jadi mainan masa kecil. Bunga telang dalam bahasa inggris disebut sebagai Butterfly pea, karena bentuknya yang menyerupai kupu-kupu, dengan nama latin Clitoria ternatea.

Bunga ini diduga berasal dari Amerika Selatan bagian tengah lalu menyebar ke ke Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Daftar Isi:

Klasifikasi taksonomi bunga telang


Kingdom : Plantae
Divisi : Tracheophyta
Infrodivisi : Angiospermae
Kelas : Mangnoliopsida
Ordo : Fabales
Familia : Fabacea
Genus : Clitoria L
Spesies : Clitoria ternatea

Baca Juga: Perbedaan Akar Bajakah Merah dan Kuning

Ciri-ciri tanaman bunga Talang


Berikut ciri-ciri fisiologis tanaman bunga talang:
  • Tanaman perdu yang berumur panjang
  • Tinggi mencapai 5 meter dengan merambat halus,
  • Pangkal batangnya berkayu.
  • Daunnya menyirip trifoleat , majemuk, termasuk daun tidak lengkap karena tidak memiliki upih daun, hanya memiliki tangkai daun (petiolus) dan helai daun (lamina). Daunnya berpasangan dangan 2-4 pasang daun setiap lembarannya dan berukuran kecil.
  • Bunga telang termasuk dalam bunga sempurna atau bunga lengkap karena memiliki benang sari dan kepala putik. Bunga berbentuk butterfly bea, tunggal, berada pada ketiak daun yang memiliki tangkai silindris, panjangnya kurang lebih 1,5 cm dan umumnya berwarna biru.
  • Akarnya merupakan akar tunggang berwarna putih kecoklatan.
  • Buah polong, ukuran 7-14cm, bertangkai pendek, berwarna hijau ketika masih muda dan coklat/hitam ketika sudah tua. Warna bijinya mengikuti warna buahnya

Jenis Bunga Telang

Berdasarkan warnanya, bunga talang dibedakan menjadi 4 jenis yaitu:

1. Talang ungu


Jenis talang ungu merupakan telang dengan daun ungu, bentuknya menyerupai telang impor (biru) namun warnanya hampir mirip trlang lokal yang tumbuh liar di daerah indonesia. 

2. Telang pink


Jenis telang ini merupakan bunga telang lokal yang banyak tumbuh diberbagai daerah indonesia. Hampir mirip dengan telang ungu namun memiliki warna lebih pudar dan bentuknya sedikit berbeda.

3. Telang biru


Telang biru ini sering disebut sebagai talang impor. Bunga telang biru biasanya ditanam atau dibudidayakan secara khusus. Dan jenis ini paling banyak di minati dan diperjual belikan.

3. Telang putih


Telang putih adalah jenis yang juga tubuh secara liar di indonesia. Namun, tidak sepopuler dan sebanyak talang ungu.

4. Telang merah

Telang merah adalah jenis yang masih langka di indonesia.


Kandungan Kimia dan Nutrisi Bunga Telang

Kandungan kimia: (mmol/mg bunga)

  • Flavonoid
  • Antosianin
  • Flavonol glikosida
  • Kaempferol glikosida
  • Quersetin glikosida
  • Mirisetin glikosida
  • 20,07 ± 0,55
  • 5,40 ± 0,23
  • 14,66 ± 0,33
  • 12,71 ± 0,46
  • 1,92 ± 0,12
  • 0,04 ± 0,01
Sumber : Kazuma, 2003

Nutrisi Bunga telang

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Endang Sutedi, peneliti dari Balai Penelitian Ternak Bogor. Bunga telang mengandung:
  • Protein berkisar 21-29%,
  • Energi kasar 18,6 MJ/kg,
  • Kecernaan bahan organik 69,7%,
  • Kecernaan energi 66,6% dan
  • Energi termetabolis pada ruminan 12,4 MJ/kg.
  • Sedangkan kandungan protein kasar 25-38%
  • Lemak kasar 10%dan
  • Gula pada biji 5%.

Cara Menanam Bunga Telang

Cara menanam bunga telang yaitu dengan menabur biji. Penanaman dapat dimulai dengan menyemai biji terlebih dahuku atau langsung disebar ke lahan teebuka. Dalam proses pertumbuhan ini sebaiknya menjaga tanah agar tetap basah dan jangan sampai kering.

Bunga telang mulai berkecambah setalah 5 hari penyemaian. Bunga telang ini cepat sekali tumbuh asalkan kondisi tanah dalam masa tumbuh, lembab.

Tanaman bunga telang tidak membutuhkan perawatan intensif, tanaman ini mudah beradaptasi dengan baik pada kisaran tanah berpasir, tanah liat ataupun tanah bebatuan, dapat beradaptasi dengan perubahan musim seperti kekeringan, salinitas dan mampu berkompetisi dengan baik terhadap gulma.

Jika anda ingin membudidayakannya secara khusus, anda dapat memberi pupuk organik atau kimia serta memberi bahan perangsang pembungaan saat sudah waktunya berbunga.

Manfaat Bunga Telang


Berikut manfaat bunga telang:

1. Pakan ternak

Pakan ruminansia, dengan kandungan kimia dan nutrisi diatas, bunga talang dapat berpotensi sebagai sumber protein dan energi untuk ternak ruminansia. Tanaman dapat diberikan secara langaung berupa hijau segar, atau diolah menjadi hay, fermentasi dan lainnya.

2. Manfaat ekologis: Penyubur tanaman

Selain sebagi tanaman hias, bunga telang dapat juga digunakan sebagai tanaman penyubur dan penutup tanah dimana dapat menutup tanah dengan baik pada umur 4 – 6 minggu setelah tanam. Bunga telang sebagai tanaman legum yang berasal dari suku polong-polongan (Fabiaceae), memilliki ciri khusus yaiti bintil akar yang dapat menyuburkan tanah.

3. Tanaman hias

Bunga talang sangat menarik jika dijadikan sebagai tanaman hias merambat. Bunga talang bisa jadi tanaman vertikal di pagar rumah anda.

4. Pupuk organik

Tanaman bunga telang juga bisa dikonversi menjadi pupuk organik. Baik secara langsung diolah atau melalui jalan pakan ternak. Dimana hasil kotoran ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman.

5. Pewarna alami

Bunga telang mengandung antosianin yang berpotensi sebagai pewarna makanan yang aman dalam industri pangan.

6. Kesehatan: sebagai Obat herbal

Selain manfaat diatas, bunga telang memiliki manfaat kesehatan dengan beragam kandungan kimia baik.


Manfaat bunga telang bagi kesehatan

Berikut manfaat bunga telang untuk kesehatan

a. Meningkatkan Kesehatan Otak

Daun telang mengandung senyawa Asetilkolin. Yaitu senyawa yang terdapat dalam otak manusia, senyawa dalam otak berkurang seiring bertambahnya umur. Dengan meminum teh rebusan daun telang bisa jadi solusi menjadi stimulan bagi otak. Selain itu bunga telang memiliki aktivitas nootropik, ansiolitik, antidepresan, antikonvulsan dan antistres. Dengan kata lain, bunga ini juga bagus untuk saraf otak.

b. Obat Dimensia

Dengan kandungan tersebut dapat digunakan sebagai alternatif Mengobati Demensia.

c. Meringankan Gejala Depresi

Bunga talang mengandung asam palmitat yang memiliki sifat antioksidan dan berperan sebagai antidepresan alami.

Mengobati Asma Secara Alami.
Tanaman yang kaya antioksidan ini serta antiastmatik, akar bunga telang dapat dijadikan sebagai resep perlindungan yang signifikan alergi.


d. Obat Alami untuk Diabetes.

Bunga telang dapat memberi efek meningkatkan insulin serum, glikogen hati dan otot rangka dan aktivitas enzim glikolitik, glukokinase. Sehingga dapat berfungsi disisi lain untuk mengurangi glukosa serum, hemoglobin terglikosilasi dan aktivitas enzim glukoneogenik serta glukosa-6-fosfatase.

e. Bagus untuk Sistem Pencernaan.

Bunga telang dapat digunakan untuk memperbaiki kinerja pencernaan, yaitu dengan menghambat aktivitas amilase pankreas, untuk mengurangi pelepasan maltosa dari tepung.

Cara mengunakannya untuk obet sembelit: dengan memanggang daun telang untuk dijadikan bubuk the, atau merebus akar bunga telang.

f. Mengurangi Peradangan

Sekitar 51-52 persen bunga telang mengandung asam oleat. Asam oleat merupakan asam lemak yang biasa ditemukan dalam minyak nabati seperti minyak kelapa, minyak zaitun dan lain-lain. Asam oleat bermanfaat sebagai anti inflamasi.

g. Obat Sakit telinga

Seperti dijelaskan diatas, sebagai anti pradangan dan obat luka bisa digunakan sebagai obat telinga, dengan proses yang sama, haluskan bunga telang dan usapkan di area luar telinga.

h. Membantu Menjaga Kesehatan Mata.

Dengan aktivitas sebagai antiinflamasi dan antibakteri, Akar tanaman ini dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit mata.

i. Obat Bengkak

Bunga telang mengandung senyawa flavonoid glikosida dan fenolik. Sehingga dapat digunakan sebagai obat penyembuhan luka.
Caranya: Ambil bunga telang lalu haluskan bersama garam oleskan pada bagian yang sakit.

j. Kaki gajah

Pembengkakan akibat parasit, nah dengan berbagai kandungan senyawa baik dalam bunga telang, dapat digunaoan sebagai alternatif obat bengkak. Selain itu kandungan antioksidan dapat menguatkan antibody tubuh.

Caranya: Rebus akar daun talang dan minum secara rutin.

k. Mengobati pendarahan uterus

Karena bunga telang dapat bertindak sebagai anti inflamasi, antoksidan dan anti inveksi, ini juga bisa jadi obat pendarahan tubuh bagian dalam, uterus.

Caranya: Bubuk halus daun telang larutkan dan campur dengan madu.

l. Solusi Menstruasi Tidak Teratur dan keputihan

Bunga telang dengan beragam senyawa kimia yang baik bagi tubuh. Sangat bermanfaat untuk masalah kewanitaan, yaitu melancarkan siklus mesntruasi dan mengobati keputihan.

m. Manfaat bunga telang sebagai obat migran

Daun telang dapat digunakan sebagai parasetamol alami. Jika anda tidak memiliki obat atau ingin mengurangi asupan obat kimia, bunga telang bisa jadi solusi bagi anda.

Caranya: anda bisa mengunyah secara langsung 2 lembar daun telang.

n. Menyehatkan kehamilan

Bunga talang dapat menjadi minuman sehat untuk mengganti kafien. Namun perlu diperhatikan jangan terlalu banyak, kelebihan mengkonsumsi bunga talang menyebabkan mual dan diare.

o. Obat Jantung

Bunga telang dengan kandungan antioksidan dan kandungan antiinflamasi lainnya dapat menjaga kesehatan jantung.

p. Mencegah rambut rontok

Bunga talang juga membantu mencegah rambut mengalami kerontokan premature

Dengan beragam manfaat yang diperoleh dari tanaman bunga telang, tidak mengherankan jika bunga talang ini banyak dijual oleh masyarakat. Suatu integrasi sederhana yang dapat menjadi alasan bagi masyarakat Indonesia untuk menanamnya.

Demikian artikel tentang Bunga Telang, Ciri-ciri dan Manfaatnya. Semoga bermanfaat!



Refrensi: 

Manfaat Ekologis Bunga Talang https://www.litbang.pertanian.go.id › ...PDF
Mengenal Bunga Telang, Si Biru Dengan Beragam Manfaat

Posting Komentar untuk "Bunga Telang, Ciri-ciri, Jenis dan Manfaatnya"