Faktor – factor yang membuat telur ayam tidak semua menetas dan cara mengatasinya


Salam satu hobi !

Mengapa telur ayam tidak semua menetas?, adalah pertanyaan yang sering kita lontarkan dengan kesal saat kita melihat telur ayam yang jumlahnya 12 buah tapi Cuma menetas 5 atau 7 ekor . Ayam yang kita tunggu – tunggu berhari – hari malah mengecewakan. Nah pada kesempatan kali in kami akan menjalaskan mengenai  faktor – faktor yang membuat telur ayam tidak menetas serta bagaimana cara mengatasinya.

Faktor – faktor yang membuat telur ayam tidak menetas semua dan tidak menetas sempurna beserta cara mengatasinya  antara lain:

1. Kondisi sarang
Kondisi sarang juga sangat menentukan cepat lambatnya , atau jadi tidaknya ayam telur ayam berhasil ditetasi  .

   a. Kelembaban
        Kelembaban adalah hal sangat penting untuk di perhitungkan dalam pembuatan sarang ayam , kondisi lembab akan sulit membentuk bayi ayam dalam telur , dan akan menyebabkan telur menjadi bau . pada dasarnya perinsip pengeraman adalah berada pada kondisi atau suhu yang hangat . jadi anda para peternak harus bener bener memperhatikana kelembaban sarang  , buatlah sarang ditempat yang kering namun jangan sampai telurpuan berjemur diterik matahari hal itu juga dapat menghambat pembentukan calon bayi ayam dan malah membuat  jambang bayi ayam mati .

   b. Model pembuatan sarang
       Model pembuatan sarang ayam yang baik, harus dilihat dari bebrapa unsure yaitu:
  • Besar kecilnya indukan
  • Perkiraan jumlah telur
  • kemudahan telur untuk dapat dibolak balik
Dengan melihat ketiga unsure tersebut jangan sampai kita membuat sarang yang terlalu melengkung yang sekiranyanya ayam sulit untuk membolak balikan telurnya, jadi telur sebenernya harus bisa dibolak-balikkan secara merata.

2. Bahan pembuatan sarang
Bahan pembuatan sarang jarang kita sadari bahwa bahan juga memiliki peran dalam mudah atau cepatnya telur dapat ditetaskan, jadi sebenernya pola piker peternak adalah bagaimana bahwa setiap bahan dan unsure dapat saling membantu ayam tersebut untuk keamanan dan kecepatan dalam menetaskan telurnya.

Berdasarkan pengalaman bebarapa juragan, bahwa menggunakan bahan bahan licin, sedikit keras dapat mempercapat membantu penentasan ayam.

Bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk pembuatan sarang ayam:
a. Daun bambu
    Jarang sekali para peternak menggunakan bahan bamboo sebagai bahan dasar pembuatan sarang , padahal merupakan bahan paling bagus untuk dijadikan sebagai alas pembuatan sarang ayam . strukturnya yang licin dan permukaanya yang agak berduri akan membuat telur ayam cepat dibolak balik dan cangkang telur dapat lebih tipis.

b.jerami
   Jerami adalah bahan kedua yang yang dapat dijadikan bahan alas pembuatan sarang , karena bentuknya yang juga sedikit licin dan sedikit keras juga menjadi alas baik dijadikan alas sarang ayam.

Hindari penggunaaan bahan yang sekiranya dalam pengeraman telur ayam masuk atau tersembunyi pada alas sarang sehingga sulit dibolak balik induknya.


3. Pejantan terlalu muda dan indukan muda

         Pejantan muda atau yang terlalu muda kurang bagus dijadikan sebagai pasangan atau pejantan ayam betina , karena umumnya pejantan  yang terlalu muda berdampak pada keturunan dimulai dari cangkang telur yang kurang baik atau tidak sempurna , jika telur dibelah akan Nampak terlihat telur ayam  akan lebih encer  menyebabkan akan memakan waktu lebih lama untuk dierami  dan pembentukan calon bayi ayam sulit  jadi  .

 Sehingga untuk indukan yang baru pertama bertelur yang kurang pandai mengerami akan meninggalkan telurnya dalam waktu  yang biasanya indukan ayam  sudah menetas walhasil penetasan tidak sempurna. cara mensiasatinya,  jika pejantan terlalu muda maka pasangkan dengan indukan tua yang sudah beranak sebelumnya alias indukan berpengalaman .


 Demikian artikel mengenai alasan atau tanda tanya mengapa telur ayam tidak semua berhasil ditetaskan? Dan semoga artikel ini bisa jadi jawaban dan akhirnya dapat membantu memaksimalkan penetasan ayam anda . Salam satu hobi !

Posting Komentar