Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Budidaya Bayam dari mengenal sampai memanen

Bayam adalah tumbuhan yang dibudidayakan menjadi tanaman dilahan terbuka ataupun sebaga tanaman pekarangan yang dapat dikonsumsi . Bayam merupakan tanaman yang sangat terkenal didunia , sayur-sayuran hijau yang umumnya mudah dijumpai dimarket , Bayam di ketahui berasal dari amerika tropik yang kemuduan tersebar diseluruh dunia .

         Bayam memiliki nama latin  (Amaranthus sp.) Merupakan tanaman berbentuk perdu dan semak , diindonesia Bayam merupakan makanan hijau sehari-hari baik dari lalap hingga menjadi menu utama . seiring waktu bayam tekhusus diIndonesia telah menjadi makanan buronan para vegetarianis Makanan hijau yang sehat , rasanya yang enak , lunak dan baik untuk pencernaan.

Selain itu bayam sering menjadi bahan tambahan sekunder dan makanan mewah , Bayam memiliki kandungan vitamin A dan C dan sedikit vitamin B , selain itu bayam mengandung mineral penting seperti Kalsium , besi dan fospor.

Jenis Bayam

       Pada umumnya Bayam ada yang dibudidayakan , diolah dan mrnjadi trand market ekonomis dan ada juga bayam  yang tidak dibudayakan atau tanaman liar .  Bayam yang tidak dibudayakan dan liar artinya tanaman yang tumbuhnya tidak dibudidayakan atau tidak diinginkan yaitu seperti  Bayam tanah dan bayam berduri  meski tumbuh liar Bayam-bayam tersebut memiliki tekstur yang  keras dan kasap serta memiliki bentuk kemeah-merahan meski demikian tidak masalah bahkan memiliki rasa yang tak jauh berbeda jika dikonsumsi . Adapaun bayam yang dibudidayakan atau yang biasa ditanam , dan digemai memiliki cirri khas berbiji hitam , yaitu:

  1. Bayam cabut 

          Bayam cabut juga disebut bayam sekul , umunya ada ada yang berwarna kemerah-merahan (Bayam merah) dan ada yang hijau keputih-putihan (Bayam putih) . Bayam cabut atau sekul memiliki ciri berbunga pada ketiak daun . Biasanya Bayam ini diikat dan  dijual bersama akarnya , adapaun  Bayam cabut yang paling baik adalah giti hijau dan giti merah .

  2. Bayam tahun 

          Bayam tahun atau yang disebut bayam sekop atau bayam kakap memiliki ciri umum berdaun lebar . Bayam tahun (Amaranthus hybridus L) memiliki dua varietas yaitu caudatus dan paniculatus ;

  •  Varietas caudatus memiliki cirri- cirri  berdaun panjang , berujung runcing  , dan berwarna hijau atau merah tua  serta bunganya merangkai panjang di ujung- ujng batang . sedangkan
  •  Varietas paniculatus memiliki memiliki cirri- cirri  dasar daun yang lebar dan berwarna hijau ,  rangkaian bunganya panjang dan tersebar di ketiak daun atau cabang tapi lebih teratur dari varietas caudatus . 


        Bayam tahun ada yang bijinya berwarna putih yang dikenal dengan maksi ( Amaranthus hypochondariacus). Biji bayam maksi enak dimakan dapat ditaburkan dibubur atau sebagai campuran roti , ciri – cirri bayam maksi batangnya berwarna merah saat masih muda , dan berwarna  hijau kemerahan saat besar atau tua .

    3. Bayam belanda atau spinach (Spinacea oleracea) . spanis yang terkenal adalah marisca , samba dan movera . spinas hanya baik ditanam didataran tinggi , jenis bayam ini merupakan jenis bayam yang terbilang bernilai ekonomis tinggi sangat terkenal dan enak .

Metode bertanam Bayam

         Bayam dapat tumbuh sepanjang tahun dari  mulai dataran rendah sampai dataran tinggi , sehingga tanaman ini dapat dengan mudah ditanam baik di tempat penanaman khsusus , kebun dan juga dipekarangan rumah Hidroponik . Bayam yang dapat ditanam dipekarangan rumah atau bisa dikreasikan sebagai tanaman hidroponik adalah jenis Amaranthus hybridus , Bayam yang biasa ditanam di pinggir-pinggiran seperti bayam sekul .

       Adapun yang perlu diperhatikan dan dilakukan  dalam menanam bayam yaitu ; 

  •  Sebaiknya penanaman dilakukan pada awal musim hujan atau diawal musim kemarau
  •  Keasaman tanah (pH) sekitar 6-7 yaitu pada kondisi netral , jika kurang dari  ( < 6 ) artinya tanah berada pada kondisi asam maka tanaman Bayam akan meranggas/merana tidak tumbuh subur. sementara jika pada pH diatas 7 atau dalam kondisi Basa bayam akan mengalami klorosis ,  yaitu timbulnya warna putih kekuning-kuningan , terutama pada daun yang masih muda. 

Langkah- langkah penanaman Bayam , yaitu ; 

  • Menyiapkan biji bayam , untuk ukuran 1Ha diperlukan 5-10 kg biji atau 0,5 – 1g biji setiam m2 . 
  • Biji bayam dapat ditabur langsng dilahan penanaman atau dapat disemai terlebih dahulu
  • Tanah lahan sebelumnya dibuat gembur dengan dicangkul (dibolak balik hingga sedalam 20-30cm) 
  • Tanah lahan dibuat badengan untuk mempermudah drainase 
  • Diberi penybur organik ( pupuk kandang , kompos dll) 1Kg/m2 atau 10ton/ha
System penanaman Bayam dapat dilakukan dengan dua cara , yaitu sistem langsung dan system tak labgsung ,
system penanam langsung , yaitu system dimana benih langsung ditabur dilahan tanam dengan cara  menabur langsung biji bayam dengan langkah-langkah :


  • Ditabur berbaris dengan jarak antar baris 20cm . Menghadap barat - timur atau utara selatan .

  • Ditabur secara merata agar tidak menumpuk . Agar penaburan tidak menumpuk Biji dapat dimasukkan kedalam botol plastik kemudian tutup botol dilubangi seukuran biji dapat keluar selanjut dapat di gerak-gerakkan seperti menabur kecap pada botol kecap pada semangkok bakso . Atau bisa dicampur dengan pasir/abu dapur agar tidak menumpuk 


Untuk penanaman tak langsung yaitu biji sebelumnya dilakukan pembenihan dengan melakukan penyemaian pada lahan khusus sebelum dipindah kelahan tanam .  langkah-langkah yang harus dilakukan yaitu;
  • Biji – biji disemai ditempat yang teduh
  • Setalah tumbuh dan tingginya 10cm dipindahkan ke bedengan . selanjutnya dapat dilakukan seperti metode langsung


Perawatan - pemanenan tanaman bayam 
Perawatan tanaman bayam tidaklah sulit hanya yang diperlukan adalah pengalaman dan sesikit pengetahuan tentang baya  .  Anda dapat mengikuti langkah -langkah berikut yaitu ;

  • Biji- biji bayam akan tumbuh setelah 3-5 hari ditebar 
  • Setelah berumur 2 minggu , setiap pagi tanaman digerakkan (kekanan-kekii) agar tanaman menjadi kuat,cepat tumbuh dan terhindar dari serangga berbahaya .
  • Setalah berumur tiga minggu (daun +/- 4 helai) diberikan pupuk (urea ) sebanyak 100 kg/ha dan ditebar diantara dua baris tanaman (sejauh 10cm dari tanaman) 
  • Perawatan umum yang harus dilakukan seperti;
  • Penggemburan tanah sambil membuang rumput-rumput penggangu seperti alang-alang serta mengusir hama pengganggu , untuk tanaman Bayam hidroponik atau dipekarangan rumah dianjurkan tidak menggnakan bahan insektisida cukup dilakukan dengan manual saja. 
  • Pada saat tanaman berumur 1 bulan pola tanaman mulai diatur dengan cara
  • Penjarangan yang merupkan penen pertama , yaitu tanaman yang besar dan rapat dicabut hingga jarak antar baris menjadi 40cm. 
  • Sebelum bunga muncul pada ketiak daun atau ujung batang , tanaman dipangkas agar banyak cabangnya . selanjutnya pemangkasan dilakukan pada setiap daun atau ujung-ujung batang yang memanjang saja . hasil pangkasan dapat dijual . 
  • Setelah berumur 1- 1,5 bulan , tingginya dapat mencapai 20 – 30 cm . saat itu tanaman dapat dipangkas atau dipanen dengan cara tanaman dicabut beserta akarnya. Tanaman bayam yang dirawat dengan baik dapat menghasilkan 3ton/ha 



Refrensi;
Drs.H.Hendro Sunarjono



Posting Komentar untuk "Budidaya Bayam dari mengenal sampai memanen"