3 Jenis Musang Bali dan Perbedannya dengan Musang Lombok

Musang bali adalah musang yang hidup dan hanya ada dibali yang merupakan hewan endemic bali, dikenal terdapat 3 macam musang bali yang dibedakan berdasarkan warna pada tubuhnya yaitu Tapis, brown dan hitam.
Klasifikasi Musang Bali  (Masukan)
·         Kerajaan    : Animalia
·         Cabang       : Chordate
·         Kelas           : Mamalia
·         Ordo           : Carnivore
·         Keluarga     : Viverridae
·         Sub keluarga: Paradoxurinae
·         Kelompok (Genus):  Paradoxurus 
·         Jenis (Spesies)       : P. hermaphroditus Balinicus 
Dengan Genus Paradoxurus sehingga dapat dikatakan sebagai musang luwak bali, genus paradoxurus dikenal sebaga hewan yang memiliki manfaat sebagai hewan penghasil kopi luwak. beerapa jenis musang bali, yatu: 

Musang Tapis Bali
Musang Tapis atau musang bali Tapis yaitu salah satu jenis musang yang terdapat dibali dengan warna putih-orange seperti warna anak kucing rane dengan warna bulu orange pudar mendekati warna putih.

Cirri –ciri musang tapis bali , yaitu:
·         Tubuh mungil
·         Mata besar
·         Moncong sedikit panjang
·         Panjang tubuh dewasa 40-50 cm
·         panjang ekor hamper sama dengan panjang tubuh 40-50 cm
·         hidung telapak kaki berwarna merah

Musang Brown Bali
Musang Brown adalah salalh satu jenis musang bali dengan warna kecoklatan artinya, lebih gelap dari warna musang tapis. Jika warna musang tapis condong ke putih maka musang brown bali lebih condong kewarna gelap atau hitam.  



Ciri-ciri musang brown Bali
·         Panjang tubuh dari 50-60cm
·         Panjang ekor 30-50 cm
·         Warna bulu kecoklatan
·         Warna daun telinga, telapak kaki dan hidung berwarna coklat gelap 

Musang Hitam Bali 
Jenis musang ini hampir sama dengan warna musang Lombok sehingga para penghobi hanya mengenal tapis dan brown sebagai endemik bali, sedangkan Hitam masuk sebagai bagian dari musang lombok yang memiliki warna tubuh hitam gelap hanya saja habitatnya berada dibali, sehingga kami berpendapat kemungkinan ini merupakan tanda atau bukti hewan yang berada pada dua garis wilayah spesies asia dan australia yang berbeda, atau yang dikenal dengan garis Wallace.

Posting Komentar