Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

7 Alasan Menguntungkan Menanam Porang dalam Polybag

Tanaman Porang adalah salah satu tanaman yang kini jadi primadona baru, bukan hanya soal harga dan adanya pasar tapi juga menjadi solusi pertanian baru bagi orang-orang yang tinggal didataran tinggi atau yang mengandalkan hutan dan pegunungan sebagai sumber pangannya. 7 Alasan Menguntungkan Menanam Porang dalam Polybag

Di tutorial sebelumnya idnfarmers.com sudah menjelaskan cara menanam porang dilahan terbuka dan kini kami akan mencoba memberikan tips dan edukasi bertani porang dengan polybag, atau media tanam dari kantung plastik.

Daftar Isi:

Alasan Menanam Porang dalam Polybag  

Setidaknya ada 7 sebab yang menjadi alasan orang ingin menanam porang dengan media polybag, yaitu:
  • Keterbatasan lahan
  • Kontrol keamanan terjamin
  • Kontrol nutrisi tanaman 
  • Terlambat menanam
  • Memaksimalkan benih porang
  • Metode pembibitan dan 
  • Pernintaan pasar


1. Keterbatasan lahan

Keterbatasan lahan jelas merupakan alasan utama, menanam porang tentu akan lebih baik di ruang terbuka jika dilihat dari biaya dan hasil tanamnya. Dengan media tanam polybag menjadi alternatif yang tidak kalah menguntungka, setidaknya menjadi solusi bahwa lahan bukanlah alasan yang akan menghalangi kita untuk bertani porang.

2. Kontrol keamanan terjamin

Beberapa alasan lainnya adalah keamanan, saat ini porang seakan menjadi emas hijau dan tidak sedikit orang dapat menanam dan membudidayakannya. Tingginya ekspektasi dan isu porang membuat orang ingin berburu porang, jika tak menemukan di hutan lepas bisa jadi cara instannya adalah mencari dilahan tetangga. Terlebih bukan hanya umbi porang yang mahal, katak sebagai benih porang sangat laris dipasaran.

3. Kontrol nutrisi tanam

Kontrol nutrisi menjadi alasan utama bercocok tanam dengan media apapun jenisnya, hidroponik mungkin contoh yang nyata. dengan media tanam polybag kita akan mudah mengatur nutrisi dari tanaman tersebut.

4. Telat nanam

Menanam porang umumnya pada bulan 9 atau 10 satu bulan sebelum musim hujan, porang sudah ada ditimbunan tanah sebelum hujan turun. Sehingga, dihujan pertama mereka mendapat siraman yang membuat tunas mereka keluar. Namun, dengan beberpa faktor sehingga membuat kita telat menanam, dengan menggunakan polybag maka kita bisa mengejar ketertinggalan baik untuk pembenihan ataupun permanen

5. Memaksimalkan benih porang

Umbi porang tidak hanya yang semangagumkan kita lihat, hasilnya bisa bervariasi ada yang kecil dan ada yang besar. Menurut petani porang benih kecil porang kurang maksimal ditanam dilahan terbuka, selain proses tumbuhnya lama hasilnya juga kurang maksimal. Namun dengan menggunakan media tanam polybag itu menjadi solusi memaksimalkan benih kecil tersebut.

6. Metode pembibitan

Seperti yang kami sampaikan dipoin 5, benih kecil kurang maksimal jika langsing terjun ke lahan terbuka, sehingga perlu dilakukan cara lain seperti pembibitan terlebih dahulu dengan media polybag sebelum akhirnya dipindahkan kelahan terbuka. Selain itu benih cabutan dari hutan kuran efisie jika langsung ditanam di lahan tervuka langsung sehingga polybag bisa jadi solusi pengembangannya.

7. Permintaan pasar

Tingginya minat akan tanaman porang saat ini menjadi alasan model lain dari penyediaan bibit dan benih porang, menggunakan polybag bisa jadi solusi mencukupi permintaan bibit di pasaran.

Penggunaan media sebagai media tanam porang jangan terlalu kaku, ada banyak media alternatif yang dapat digunakan selain model kertas polybag yang umumnya mahal. Berikit beberapa media tanam porang yang dapat digunakan selain polybag
  • Karung bekas
  • Kulit semen
  • Wadah anyaman bambu (kurungan ayam)
  • Ember bekas 
Demikian Artikel tentang 7 Alasan Menguntungkan Menanam Porang dalam Polybag. Semoga bermanfaat!

Posting Komentar untuk "7 Alasan Menguntungkan Menanam Porang dalam Polybag"