Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Cara Budidaya Kapulaga dari Tanam, Perawatan Sampai panen

Kapulaga adalah salah satu komoditi yang saat ini sedang tren di petani Indonesia. Pasalnya selain harga pasarnya yang tinggi, kapulaga juga mudah ditanam diberbagai kondisi geografis dengan sedikit perawatan. Yang lebih menariknya, kapulaga hanya sekali tanam dan dapat berbuah sepanjang masa dan tiap tahunnya produksi buah semakin meningkat.

Dipasar indonesia harga kapulaga kering saat artikel ini dibuat mencapai 250-300 per kg, selain itu kapulaga merupakan komoditi ekspor tujuan timur tengah dan india. Kapulaga dimanfaatkan dalam bidang, makanan, minuman dan obat-obatan farmasi.

Adapun untuk menanam kapulaga biasanya dibudidayakan melalui bibit atau tanam batang, karena perbanyakan melalui biji sangat tidak mungkin dengan proses yang sangat panjang.

Kali ini idnfarmer membutkan langkah budidaya yang di refrensikan dari berbagai sumber petani berpengalaman, Berikut cara mudah budidaya kapulaga dari menanam hingga panen: 


1. Menyiapkan lahan
Kapulaga bisa ditanam pada kondisi tanah basah hingga kering dataran tinggi, namun jenis tanaman ini lebih menyukai daerah kering dengan kelembaban sedang.

Persiapan lahan, dapat dimulai dengan membersihkan lahan dari tumbuhan liar, kemudian pembuatan lubang sedalam 10-15cm. Sebelumnya dapat juga di buatkan pundukan besar agar tanah gembur dan pada musim-musin hujan air tidak tergenang, atau sekedar tumpukan tanah yang digemburkan.

Lahan juga dapat dimaksimalkan dengan membaurkannya dengan pupuk kandang, atau pada lubang, pundukan yang dibuat di baurkan dengan pupuk kandang. Lubang, pundukan yang dibuat kurang lebih jaraknya adalah 1-1,5 meter dari lubang tanam lainnya, dengan pertimbamhan persebaran anakan kapulaga bisa sampai 50cm dengan tinggi batang mencapai 1meter lebih.

2. Persiapan bibit 

Bibit kapulaga berupa anakan atau batang tua pastikan adalah batang yang masih segar. Pada bibit kapulaga pastikan masih ada sedikit bonggol yang menempel semakin banyak bonggol yang masih menempel maka akan semakin baik.

Bibit kapulaga dapat ditanam langsung dengan dipangkas atau langsung alias tanpa dipangkas, tapi perlu diingat ini tergantung waktu penanaman, bibit dipangkas sedikit dengan meninggalkan satu/dua helai daun jika ditanam pada saat musim tidak hujan untuk mengurangi penguapan, tapi jika ditanam saat musim hujan dapat ditanam langsung mesikpun tanpa dipangkas karena suasana rindang dengan kelembaban yang masih tinggi. Jangan sampai penanaman dilakukan dengan memotong batang sampai bawah tampa meningglkan daun.

Bibit kapulaga umumnya yang paling dikenal terdiri dari 3 jenis yaitu kapulaga batang lok batang merah, hibrida dan india model dan tata cara penanamannya hampir sama.

Baca: Kelebihan dan kekurangan kapulaga lokal, hibrida dan india

3. Penanaman
Jika lahan dan bibit sudah siap maka selanjutnya adalah penanaman, kapulaga di tancapkan pada model lahan yang sudah disiapkan kemudian ditimbun dengan sempurna.

Karena kapulaga berbatang panjang dan lurus, akan sangat mudah goyang atau rebah sehingga diperlukan tajar untuk menopang batang kapulaga baru sampai hidup dan akarnya sudah kuat.

Berapa batang baiknya kapulaga ditanam? ya, menurut banyak sumber dari petani kapulaga, alangkah lebih baiknya ditanam minimal 2 batang yang masih berikatan atau masih nempel pada rimpang, sehinga peranakannya menjadi lebih cepat dan rumpun cepat berkembang besar, menanam satu batang juga bisa tapi peranakannya lebih lambat.

4. Perawatan 

Perawatan kapulaga tidak sulit, bahkan jenis tanaman ini dibiarkan tumbuh liar saja dapat berbuah. Tapi bagi petani budidaya, tentunya ada target yang ingin di gapai seperti rumpun cepat berkembang dan cepat berbuah.

Pertama, Perawatan kapulaga dapat diberikan dengan pemberian pupuk organik, kimia, atau campuran keduanya untuk memenuhi kebutuhan makro dan mikro tanaman. Akan tetapi menurut idnfarmers.com pemberian hanya pupuk organik untuk jenis tanaman jangka panjang seperti kapulaga sangat di rekomendasikan, alasannya pupuk organik dapat menjadi sumber kebutuhan jangka panjang tampa memberikan efek pada sumber nurtrisi alami tanah, sedangkan pupuk kimia hanya merupakan suffort dengan efek instant tapi dapat mempengaruhi kualitas alami tanah.

Namun jika ingin tetap menggunakan pupuk kimia, dapat diberikan pada tanaman di awal kehidupan pada umur 1 bulan, umur 3 bulan, di awal reproduksi pada umur 6 bulan, dan pasca panen 1 tahun dan seterusnya. dengan cara ditaburkan di bawah padang sejauh kira-kira 1,5 jengkal dari pangkal batang, atau di dititik ujung akar kapulaga. Tapi sebelum pemberian pupuk terlebih dahulu tumbuhan liar dibersihkan.

Kedua, Pada musim kemarau panjang, tidakada salahnya jika sesekali tanah diberikan siraman air untuk membuat tanaman terus bertunas dan berproduksi. Pada musim hujan, jangan biarkan air tergenang pada pangkal batang yang dapat membuat bakal buah menjadi busuk, bersihkan sedikit daun, pada musim hujan juga dapat melakukan pemananen bibit jika hendak menjual bibit.

Ketiga, penggemburan tanah, ini sangat penting karena kapulaga akan hidup melewati berbagai musim maka penggemburan sangat diperlukan. Penggemburan dapat dilakukan dengan mencongkel tanah-tanah disekitar lingkaran rumpun, juga memperbaiki pundukan lahan kapulaga, saat penggemburan ini kesempatan juga bagi para petani memberinya pupuk organik atau pupuk kandang.

Keempat, jika rumpun batang terlalu rapat dapat dipotong agar ruang bakal buah sedikit luas sehingga dapat berbuah maksimal.

5. Panen 


Kapulaga dapat mulai berbuah pada umur 6-7 bulan dan dapat belajar panen pada umur 8-9 bulan, karena buahnya tidak merata matang/tua maka kapulaga dapat panen tiap bulannya. Ciri buah kapulaga yang siap panen yaitu keras dengan kulit lapis luar mulai mengering.

Untuk masa panen kapulaga sendiri, jenis kapulaga juga mempengaruhi lamanya panen, ada jenis yang proses penuaan buahnya cepat dan ada yang lambat.

Demikian informasi menganai cara budidaya kapulaga, kurang lebihnya kami sangat membutuhkan kesan, kritikan atau info terbaru di kolom komentar. Tampeasih 

Posting Komentar untuk " 5 Cara Budidaya Kapulaga dari Tanam, Perawatan Sampai panen "