Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kelebihan dan Kekurangan Budidaya Kapulaga Lokal, Hibrida dan India

Kapulaga adalah salah satu jenis rempah-rempahan yang masih satu keluarga dengan jahe-jahean. Kapulaga berasal dari asia selatan dan asia tenggara termasuk indonesia. Di Indonesia kapulaga ditanam dalam 3 jenis yaitu kapulaga lokal yang memang berasal dari indonesia, kapulaga hibrida yang merupakan pengembangan verietas dan kapulaga india.

3 jenis kapulaga yang paling banyak ditanam oleh petani indonesia beserta kelebihan dan kekurangannya, yaitu:

1. Kapulaga lokal
Kapulaga lokal yaitu kapulaga yang berasal dari dalam negeri sendiri yang sering disebut juga sebagai kapulaga jawa dan tersebar ke berbagai penjuru daerah.

Kapulaga lokal berbatang merah, kapulaga lokal berbatang merah hampir mirip dengan kapulaga hibrida. Menurut berbagai sumber, budidaya kapulaga lokal memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan kapulaga lokal, yaitu:
  • Cepat tumbuh berkembang
  • Bisa tumbuh baik dengan sedikit nutrisi
  • Cepat berbuah
  • Berbuah banyak
  • Buahnya cepat matang
  • Dan bisa panen tiap bulan setelah panen pertama

Kekurangan kapulaga lokal, yaitu:
  • Tidak terlalu kuat menahan kemarau pa jang
  • Buah kecil dan
  • Buahnya ringan


2. Kapulaga Hibrida

Kapulaga hibrida adalah verietas kapulaga yang dikembangkan dari kapulaga lokal, sehingga dapat menghasilkan hasil yang lebih baik.

Kapulaga hibrida hampir mirip dengan kapulaga lokal batang merah, Perbedaan secara fisik kapulaga lokal batang merah dan hibrida yaitu, pada pangkal batangnya kapulaga lokal lebih merah gelap atau tidak mencolok sedangkan untuk hibrida lebih merah muda.

Adapaun kelebihan kapulaga hibrida menurut banyak petani kapulaga, yaitu
  • Lebih tahan terhadap kemarau panjang
  • Berbuah banyak
  • Berbuah besar dan
  • Buahnya berat

Kekurangan kapulaga hibrida, yaitu:
  • Pertumbuhan & Perkembangan lambat
  • Berbuah lebih lambat
  • Pematangan buah lambat
  • Panen kurang lebih 4 kali dam setahun
Baca juga: Cara Budidaya Kapulaga dari Menanam, Merawat hingga Panen

3. Kapulaga India 

Kapulaga india adalah kapulaga khas yang berasal dari asia selatan, india dan negara negara tetanggnya. Kapulaga india sering juga disebut kapulaga batang hijau sangat mudah dibedakan, memiliki batang hijau dengan ukuran batang lebih besar dan tingginya mencapai 2-3 meter, buahnya hijau muncul dari tandan yang menguntai keluar dari batang.

Kapulaga india susah ditanam di indonesia sejak 1920 akan tetapi banyak dibudidayakan sehingga belum menjadi komoditi utama.

Kelebihan kapulaga india, yaitu:
  • Memiliki nilai ekonmis lebih mahal
  • Memili aroma yang lebih kuat dan harum
  • Berbuah banyak

Kekurangan kapulaga india, yaitu:
  • Tidak terlalu kuat dengan kondisi kemarau panjang, tumbuh subur pada ketinggian 200-1000m
  • Membutuhkan perawatan intensif
  • Masa berbuah lama
  • Buahnya kecil

Demikian informasi singkat menganai 3 jenis kapulaga yang paling banyak di budidayakan di indonesia beserta kelebihan dan kekurangannya. Mohon krtik dan saran serta tambahan informasi di kolom "komentar" mengenai ke-3 jenis kapulaga tersebut untuk tambahan pengetahuan umum bagi petani indonesia.

1 komentar untuk "Kelebihan dan Kekurangan Budidaya Kapulaga Lokal, Hibrida dan India"

  1. Ketinggian ideal lokasi pembudidayaan kapulaga India/hijau menurut beberapa sumber yang saya baca 300 mdpl ke atas, apakah ada bukti pada 200 mdpl juga optimal?

    BalasHapus