Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Menaman Pisang agar Berbuah Cepat dalam 5 Bulan

Pisang adalah tanaman yang sangat umum dan populer di indonesia, pisang tumbuh dengan baik di iklim tropos indonesia tidak heran dengan kondisi iklim yang baik permintaan pisang dari dalam maupun luar negeri sangat tinggi. 

Selain itu pisang merupakan sweet fruit yang sangat disukai dan dianjurkan untuk dikonsumsi, memiliki segudang manfaat sehingga sering juga digunakan sebagai makanan diet.

Namun pada kesempatan kali ini idnfarmers.com ingin berbagi tips dan pengalaman bagaimana cara agar pisang dapat berbuah dengan cepat, sehingga dalat memenuhi kebutuhan permintaan dan dapat meningkatkan omset bagi para petani.

Berikut cara menanam dan merawat tanaman pisang agar berbuah lebih cepat: 

1. Pemilihan Jenis Pisang
Pisang memiliki banyak jenis, dan tentunya ada beberapa jenis dengan umur berbuah yang cepat. Pemilihan jenis pisang bisa jadi pertimbangan bagi para pembudidaya pisang selain dari alasan harga pasar.

Berikut beberapa jenis pisang yang paling cepat berbuah:
  • Pisang cevandish: Jantung mulai muncul saat berumur 9 bulan dan memerlukan waktu 3 bulan untuk pematangan buah sehingga panen rata-rata 12 bulan setalah tanam.
  • Pisang kepok: Jantung muncul pada usia 8 bulan dan pematangan buah 3 bulan
  • Pisang raja: Jantung mulai muncul pada usia 6 bulan dan pematanagan buah 2-3 bulan
  • Pisang ambon: jantung muncul pada usia 9 bulan dan masa panen 3 bulan.
  • Pisang tanduk: jantung muncul di usia 9 bulan dan masa panen 3 bulan
  • Pisang susu: mulai keluar jantung diusia 8 bulan dan panen 2,5 - 3 bulan
  • Pisang emas: mulai berbuah diusia 7 bulan dan panen 3 bulan
  • Pisang nangka mulai berbuah diusia 8 bulan dan panen setalah 3 bulan.

Dari daftar diatas yang didapat dari berbagai sumber, pada umumnya rata-rata pisang berbuah saat berumur satu tahun. Sesikit perubahan Cepat lambatnya menjadi angka relatif, dan yang paling menentukan adalah perawatan, mimin pohon pisang lumut berbuah di usia 5 bulan pohon kapok diusia 7 bulan, lagi sekali yang paling penting adalah perawatan.

Selanjutnua adalah pemilihan bibit. Bibit yang paling baik dan dianggap dapat cepat berbuah adalah, bibit tunas dengan tinggi minimal 1- 1,5m dengan diameter bonggol 15-20 cm, pengalaman mimin bibit yang lebih besar, tinggi, lebih cepat berbuah. Selain itu unsur lain yang perlu dilihat adalah proporsional batang daun dan bonggol, tidak kurus, daun lebar dan segar.

2. Pengolahan lahan
Pisang dapat tumbuh diberbagai kondisi tanah pada ketinggian 1000-2000 mdpl dan umumnya tanaman pisang mudah hidup. Namun kondisi Lahan yang baik akan menentukan cepat lambatnya berbiah, jadi untuk menanam pisang agar cepat berbuah adalah lahan dengan semua kandungan unsur hara tanah tersedia, air, tanah tidak keras dan bebatuan. Meskipun tekstur awal tanah keras, maka harus diolah sedmikian agar tanah tersebut gambar dan secara kelayakan dapat membuat akar tanaman merayap dengan baik.

Tanah yang baik untuk menanam pisang adalah dengan pH tanah 6,5-7 atau pH netral dengan kandungan garam 0,07. Tanah tidak tergenang air dan tanah memiliki kelembaban baik.

Buat drainase air untuk persiapan dimusim penghujan, jika pohon pisang terendam air ini bisa mengakibatkan pembusukan pada honggol pisang.

3. Cara penanaman
Sebelum penanaman ada beberapa perlakuan yang harus disipkan dari bibit ataupun dari lahan tanam.

Pertama, Sebelum bibit ditanam bersihkan akar yang menempel pada bonggol, tapi jangan sampai bonggolnya rusak atau cacat sepenuhnya, ini dimaksudkan agar terbentuk perakaran baru. Bibit bisa ditanam langsung atau didiamkan selama 1-2 hari.

Kedua, lubang tanam dapat disiapkan dari 1-2 minggu sebelum tanam, dengan kedalaman 1/4 dari tinggi batang dan lebarnya 1/2 sampai 1 kali lebih besar dari bonggol bibit, semakin besar semakin bagus ini bermanfaat untuk penggemburan tanah dan semakin mudah akar tanaman tumbuh merayap akan semakin baik pertumbuhuan tanaman. Kedalam lubang, lapisi dengan tanah kandang yang sudah bercampur dengan kotoran ternak kering atau sudah bercampur dengan tanah, dan atau menggunakan pupuk kompos yang sudah jadi.

Pengalaman mimin idnfarmers.com menanam langsung di bekas kandang ternak (sapi) dengan tekstur tanah bercampur kotoran ternak, ukuran bibit kapok dan pisang hijau 1-2 meter dapat berbuah dalam waktu 5 bulan.

Ketiga, jarak tanam antara satu dengan lainnya harus disesuaikan dapat mengunakan ukuran 3×3m sampai 5×5 meter atau lebih karena pohon pisang sendiri meskipun pada dasarnya hanya berbuah sekali, tapi dapat melahirkan 10 tunas yang potensi jika dibiarkan akan semakin berdekatan dengan jarak rumpun pisang lainnya.

Keempat, waktu penanaman pisang harusnya diawal musim hujan sehingga selama kurang lebih 3 bulan musim hujan tidak perlu bantuan pengairan terlebih di daerah dataran tinggi, begitu juga dengan pembuatan lubang tanam, dengan rendaman air hujan akan membuat tekstur tanah menjadi lembut dan gembur.

Kelima, timbun pangkal batang pohon pisang yang baru ditanam, agar tidak terendam air yang membuatnya mati kedinginan, dan juga agar batang pisang menjadi kokoh.

4. Perawatan
Perawatan pisang memang tidak terlalu sulit jika dibandingkan dengan tanaman pokok lainnya, tapi hatus selalu dikontrol, umumnya hama yang sering menyerang pisang adalah
  • Ulat gulung menyerang daun
  • Nametoda menyerang akar bonggol
  • Ulat buah menyerang buah pisang
  • Uret menyerang bonggol
  • Kumbang penggerak menyerang bonggol
  • Lalat buah menyerang buah pisang
  • Ngengat merusak daun pisang

Adapun penyakit yang menyerang tanaman pisang yaitu
  • Penyakit kerdil oleh virus  Banna Bunchy Top Virus (BBTV)
  • Penyakit bercak daun oleh Mycosphaerella musicola
  • Layu bakteri menyebabkan daun kuning
  • Fusarium Oxysporum f. Sp Cubense (FOC) menyerang akar bonggol tanaman
  • Penyakit darah pelepah daun mati oleh patogen Ralstonia solanacearum
  • Penyakit pembuluh menyerang pupus
Cara mengatasi hama pada tanaman pisang dapat disemprot dengan pestisida yang sesuai, membersihkan daun yang terserang ulat gulung, membuang pohon yang terserang penyakit agar tidak tertular. Pastikan untuk membersihkan gulma dibawah batang jangan sampai menutup masuknya sinar matahari. Untuk menghindari serangan hama secara alami, dapat juga dilakukan dengan menanam campur pohon pisang, karena pisang memiliki tingkat ketahanan bervariasi, contoh saja pohondl dengan ketahanan yang paling baik adalah pisang katuk atau pisang batu, meskipun tidak banyak disukai tapi ini bisa jadi tanaman pelindung yang dapat ditanam dipinggiran pohon pisang lainnya.

Selain itu pada jenis virus dan bakteri dapat diberikan pestisida yang sesuai dengan gejala penyakit yang banyak tersediak di toko pertanian

5. Peneliharaan
Untuk pemeliharaan, Ketika pisang sudah tumbuh dengan baik, maka akan bermunculan pula tunas anakan disekeliling pohon indukan, banyaknya anakan akan dapat menjadi indikator pertumbuhan pisang yang baik. Tapi perlu diingat semakin banyak pisang yang menempel pada batang induk otomatis unsur hara akan terbagi, karenanya ini perlu di pisahkan agar tidak menggangu masa generatif pisang. Maksimal dalan 1 rumpun ada 3 batang pisang.

Pangkas sebagian daun dan sisakan 6-9 daun saja, untuk daun pangkal pangkas dengan menyisakan sepanjang 5-10cm saja hal ini dilakukan agar batang bawah menjadi besar. Selain itu daun-daun mati harus tetap dibersihkan.

Selain itu aliran air di musim hujan harus diperhatikan agar tidak menggenangi tanaman pisang, yang dapat membuat tanaman layu dengan akar membusuk.

Gulma yang menutupi batang tanaman dan tanah disekitar panggkal tanaman yang dapat menghalangi sinar matahari harus dibersihkan selain menyaingi tanaman mendapat unsur hara juga dapat membuat lingkingan yang bagi pertumbuhan bakteri, begitupula pepohonan yang terlalu tebal menutupi tanaman pisang.

5. Pemupukan
Untuk mempercepat masa gerneratif, pertumbuhan dengan menjaga unsur hara tanah dapat juga dengan memberikan pupuk yang sesuai. Ini bagian penting yang harus diketahui agar pisang cepat berbuah, ada cara sederhana yang perlu dilakukan untuk mengetahui dosis pemberian unsur hara pada tanaman yaitu dengan cara melihat daftar komposisi kandungan mineral dalam buah pisang

Menurut (lagizi) 1 buah pisang berukuran sedang (118 gram) mengandung mineral-mineralnyang biasanya terdapat dalam pupuk tanaman yaitu:
Kalium : 9%
Magnesium : 8%
Tembaga : 10%
Mangan : 14%

Dengan melihat data diatas maka dengan menyediakan porsi dari ke-4 mnieral dan unsur hara bagi tanaman, akan mempercepat pembentukan buah pisang.

6. Melubangi batang pisang

Pisang sudah lumrahnya berbuah satu kali dan dipanen dengan menebang batang pohonnya. Ada cara potensial yang sedang berkembang di petani pisang yaitu melubangi batang pisang, jika mereka menggunakan cara ini untuk mempercepat pisang berbuah, maka sebenernya cara paling bijak adalah menggunakan metode ini membuat pisang berbuah dua kali.

Melubangi batang pohon memang tampak tidak sejalan dengan pembuahan normal, tapi ini bisa dilakukan sehingga memungkinkan pohon pisang dapat berbuah lagi dari batang.

Cara agar pohon pisang berbuah dua kali
  • Setelah buah utamanya sudah waktunya dipanen, gunakan tangga dan petik tanpa menebang pohon.
  • Dibatang pohon tersbut buat lubang ditengah-tengah dengan ukuran 8x20 sampai bagian terdalam/ hati pohon terlihat.
  • Dalam kurun 4-5 hari, jantung pisang biasanya akan mulai terlihat
  • Jantung pisang yang terlihat Belokkan keluar batang sehingga sapat tumbuh menggantung.
  • Saat jantung menjadi buah, potong jantung pisang pada ukuran buah normal agar buahnya besar.
  • Buah pisang bungkus dengan karung bekas dan
  • Tunggu sampai pisang siap panen.
Semoga dengan ulasan artikel ini dapat memberikan informasi yang dapatembanti petani pisang meraih tareget yang diinginkan dan semoga bermanfaat. Kami harapkan adanya masukan kritikan atau tambahan dikolom komentar yang dapat membantu petani-petani pisang di indonesia. 

Posting Komentar untuk "Cara Menaman Pisang agar Berbuah Cepat dalam 5 Bulan"