Manfaat Unsur Hara Makro (N, P, K, S, Ca, Mg) bagi Tanaman

Manfaat Unsur Hara Makro (N, P, K, S, Ca, Mg) bagi Tanaman. Tanaman atau tumbuhan budidaya merupakan salah satu mahluk hidup yang juga memerlukan sumber daya kehidupan, nutrisi atau unsur hara untuk menjalankan proses kehidupan. Sama seperti mahluk hidup lainnya, tanaman juga memerlukan beragam jenis kebutuhan nutrisi, baik yang diperlukan secara makro (jumlah besar) atau nutrisi mikro (jumlah kecil). 

Unsur hara makro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar dan merupakan unsur hara esensial atau unsur utama kehidupan bagi tanaman. Unsur hara yang tergolong unsur hara makro yaitu Nitrogen (N), Phosfor (P), Kalium (K), Sulfur/belerang  (S), Calsium (Ca), Magnesium (Mg)

Secara garis besar fungsi dan peranan dari unsur hara makro adalah
Untuk kebutuhan fungsi metabolisme tanaman.
Pondasi dasar sikuus kehidupan tanaman
Unsur yang tidak sapat digantikan

Baca juga: Bahan Organik sebagai Bahan pupuk Kompos (Unsur Makro - Mikro)

Manfaat unsur hara Makro untuk tanaman

Berikut Manfaat 6 unsur Hara Makro N, P,K,S, Ca dan Mg Bagi tanaman beserta dampak dari kekurangan atau kelebihanmya bagi tanaman

1. Nitrogen (N)

Nitrogen adalah unsur utama mutlak yang dibutuhkan oleh tanaman. Nitrogen diserap oleh tanaman dalam bentuk ion nitrat (NO3) dan ammonium (NH4+). Pada pH rendah dan lahan kering ion NO3 lebih mudah diserap oleh tanaman dan pada pH netral, NO3 dan NH4+ berbanding sama

Manfaat Nitrogen (N) Bagi Tanaman, yaitu:
  1. Merangsang pertumbuhan vegetatif (masa sebelum berbunga) tanaman secara keseluruhan, khususnya pertumbuhan akar, batang dan daun.
  2. Berperan dalam pembentukan klorofil atau zat hijau untuk proses fotosintesis.
  3. Berperan dalam pembentukan senyawa organik seperti protein, lemak dan lainnya.

Akibat dan Ciri-ciri tanaman kekurangan dan kelebihan Nitrogen, yaitu :
  • Tanaman tumbuh lambat, kurus dan kerdil
  • Daun kekuningan, kecil, pendek dan tegak
  • Daun tua berwarna hijau muda, kemudian kuning dan layu.
  • Bila berbuah, buahnya akan kerdil, rontok, dan pematangan dini.

Ciri-ciri Tanaman yang kelebihan Nitrogen, yaitu:
  • Tunas mudanya menjadi kurang baik/lemah.
  • Daun menjadi hijau gelap
  • Daya tahan tanaman menjadi rendah
  • Hsil Produksi biji yang rendah
  • Buah dan biji lambat masak atau tua
  • Menurunkan PH tanah, membuatnya lebih mudah bereaksi dengan unsur lain, sehingga nitrogen menjadi sulit diserap tanaman.
  • Perawatan seperti pemupukan atau pemberian nutrisi lain menjadi kurang efektif dan tidak efisien

2. Phosfor (P)

Unsur phospor sering disebut sebagai kunci kehidupan, ia tidak larut dengan air sehingga pergerakannya dalam tanah tergolong lambat, ini juga berarti bahwa keberadaan phospor dalam tanah dipertahankan lebih lama dari lainnya.

Manfaat unsur fosfor (P) Bagi Tanaman, yaitu:
  1. Merangsang pertumbuhan akar, pada pase vegetatif, akar benih dan tanaman muda.
  2. Sebagai bahan mentah untuk pembentukan benerapa protein tertentu.
  3. Membantu proses pembaharuan, dan menjaga kualitas tanaman.
  4. Mempercepat pase generatif pembungaan, pembuahan dan pemasakan biji.
  5. Menyimpan energi seperti ATP

Akibat dan ciri-ciri tanaman kekurangan Phosfor, yaitu:
  • Daun menjadi cepat tua dan sering tampak mengkilap kemerahan.
  • Daun menjadi layu yang dimulai dari tampak tepi daun, cabang dan batang berwarna merah keunguan
  • Buah tanaman kecil, mutunya jelek, dan pemasakan dini.

3. Kalium (K)

Unsur K merupakan unsur makro primer bagi tanaman, diserap tanaman dalam bentuk ion K+. Kalium umumnya sangat dibutuhkan oleh petani karna keberadaaannya dalam tanah terbilang kecil, sehingga dipasaran ada berbagai jenis merk pupuk kalium dipasarkan seperti pupuk kalium sulfat, kalium klorida dll.

Manfaat unsur kalium (K) untuk tanaman, yaitu:
  1. Membantu penyerapan air dan unsur hara tanaman dari dalam.
  2. Membantu proses pembentukan protein dan karbohidrat.
  3. Memperkuat fisiologi tanaman seperti daun, bunga dan buah sehingga tidak mudah rontok/gugur.
  4. Sebagai daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit.
Sebagai aktivator enzim

Akibat dan ciri-ciri tanaman kekurangan Kalium, yaitu :
  • Daun tua menjadi keriting
  • Muncul bercak merah kecoklatan pada daun lalu mengering dan mati. Seperti kekurangan unsur N, bedanya gejala dimulai dari pinggir helai daun sehingga terlihat seperti huruf V terbalik.
  • Pertumbuhan Buah tumbuh tidak sempurna, mutunya jelek, kecil, hasilnya sedikit dan cepat busuk.

4. Sulfur (S)

Sulfur, salah satu unsur makro tanaman, diserap oleh tanaman terutama dalam bentuk ion sulfat (SO42-). Namun, pemberian unsur ini pada tanaman jarang dilakukan karena dianggap sudah mencukupi dari pemberian pupuk (TSP, ZA, Amonium Sulfat), juga bisa berasal dari atmosfer yang terbawa oleh air hujan.

Manfaat Sulfur (S) bagi tanaman, yaitu:
  1. Penyusun penting protein tanaman, beberapa hormon, vitamin (tiamin dan biotin) serta enzim proteolitik.
  2. Terlibat dalam oksidasi dan sintesis asam lemak, karbohidrat dan asam amino dalam daur asam sitrat.
  3. Dibutuhkan dalam perkembangan bintil akar tanaman legum.
  4. Berpengaruh dalam proses pembentukan klorofil

Akibat dan Ciri-ciri tanaman kekurangan sulfur (S), yaitu:
  • Unsur S tergolong bukan unsur penting dalam mobilitas tanaman sehingga gejala defisiensi biasanya hanya muncul pada daun muda, sama seperti kekurangan unsur N perbedaannya terletak pada daun muda yang berwarna kuning pucat, sementara daun tua masih hijau.
  • Wrna Daun muda tidak merata, mengkilap keputihan, kemudian berubah menjadi kuning kehijauan.
  • Pertumbuhan tanaman lambat, kurus dan kerdil.
  • Pada tanaman legum, kekurangan Sulfur mengakibatkan terhambatnya pembentukan bintil akar.
  • Pada tanaman kubis, bawah daun berwarna kemerahan dapat berubah bentuk dan klorosis.

5. Kalsium (Ca)

Kandungan Ca di dalam tanah beragam, pada tanah-tanah masam di tropika basah mengandung 0.1-0.3%, sedangkan pada tanah kapur pada iklim kering mengandung lebih dari 25%. Kalsium diserap tanaman dalam bentuk kation Ca2+.

Manfaat Kalsium bagi tanaman, yaitu:
  1. Penyusun dinding dan membran sel
  2. Penting dalam pembentukan sel-sel baru.
  3. Terlibat mengatur proses metabolis, termasuk respon tanaman terhadap lingkungan
  4. Sebagai zat pengatur tumbuh.
  5. Penting dalam translokasi karbohidrat dan hara
  6. Berperan dalam proses perkecambahan biji dan fotosintesis.
  7. Merangsang pembentukan bulu akar dan pengerasan batang tanaman.
  8. Penetral senyawa yang tidak menguntungkan pada tanah.

Akibat dan ciri-ciri tanaman kekurangan kalsium (Ca), yaitu:
  • Daun muda, kuncup muda menjadi kuning karena chlorosis, kemudian menjalar ke tulang daun dan mati karena berhentinya pertumbuhan ujung akar.
  • Daun yang telah berkembang mengeriting dan menjadi coklat.
  • Pinggiran daun yang baru tumbuh menyatu dengan daun lainnya
  • Kualitas buah menurun dan sering busuk
  • Pertumbuhan batang dan akar terhambat, pada daun jagung menjadi lengket (sticky).
  • Gangguan fisiologis pada organ penyimpanan, bunga dan akar tomat dan lombok, “bitter pit” pada apel atay tepi daun terbakar serta, “cupping” pada daun muda, ujung daun terbakar pada sawi.
  • Akibat kelebihan kalsium (Ca) tinggi dapat menghambat serapan hara yang lain, dapat juga menyebabkan kekahatan K atau Mg

6. Magnesium (Mg)

Magnesium diperlukan tanaman dalam jumlah relatif banyak, lebih sedikit dibanding N dan K, serupa jumlahnya dengan P, S dan Ca; umumnya Mg <Ca.

Kelimpahan Mg menempati 1.93 % di kerak bumi. Seperti Ca dan K, kadar Mg dalam tanah sangat bervariasi , kira-kira 0.1 % pada tanah bertekstur kasar dan 4 % pada tanah bertekstur halus di daerah kering yang bahan induknya banyak mengandung Mg.

Magnesium diserap oleh tanaman dalam bentuk kation divalen Mg2+ lalu bergerak menuju ke akar tanaman melalui proses aliran massa dan intersepsi akar.

Manfaat dan fungsi Magnesium Bagi Tanaman, yaitu: 
  1. Berperan dalam pembentukan zat hijau daun (klorofil) atau zat yang dapat menghijaukan daun
  2. Berperan dalan pembentukan karbohidrat, lemak dan senyawa minyak yang dibutuhkan tanaman.
  3. Berperan dalam transportasi Phosfat di tanaman, artinya kandungan fosfat dalam tanama dapat dinaikkan dengan menambah unsur magnesium
  4. Berperan penting dalam seluruh metabolisme tanaman dan sintesis protein
  5. Di dalam sistem enzim, Mg sebagai ko-faktor yang aktif di dalam proses fosforilasi, sebagai jembatan antara struktur pirofosfat pada ATP atau ADP dengan molekul enzim
  6. Menstabilkan partikel ribosom dalam konfigurasi sintesis protein


Akibat dan Ciri-ciri tanaman kekurangan Magnesium (Mg), yaitu:
  • Daun cepat tua karena gagal membentuk klorofil sehingga tampak bercak cokelat.
  • Daun hijau berubah menjadi kuning dan pucat, mengering dan seringkali langsung mati
  • Daya tumbuh biji berkurang. Bila biji tumbuh, kualitas kurang baik.
  • Unsur Mg sebagai transportasi dalam tanaman sehingga gejala muncul pada daun tua dan daerah antar tulang dengan kekuningan atau khlorosis interveinal.
  • Daun menjasi keriting sepanjang tepinya, dengan sisi bawah dan pucuk daun tetap berwarna hijau
  • Pada kahat yang semakin berat, daun muda menjadi kuning dan menjadi nekrotik pada kahat sangat berat.
  • Pada beberapa tanaman di agian bawah daun membentuk a reddish-purple cast; hingga nekrosis.
  • Kelebihan Mg tidak berefek langsung, kelebihan Mg dapat disimpan di vakuola, tapi sapat menghambat penyerapan kation lainnya, menyebabkan kekurangan K atau Ca.

Kesimpulan:

Secara ringkas, inilah manfaat dari unsur hara makro dan mikro (N, P, K, S, Ca, Mg, fe, Ni, Cl, Zn, Mn, Ni, Si)
  • Unsur N, P: Penyusun dasar proteins, polisakarida, lemak, asam nukleat.
  • Unsur P, N: Produksi tenaga ATP
  • Mg: Penyusun pigmen fotosintesis
  • Unsur P: Metabolisme karbohidrat (gula fosfat)
  • Unsur K: Alih tempat (translocation) gula dalam pembuluh floem
  • Unsur Fe, S, Cl, Ni: Pengangkutan elektron (fotosintesis, mitokondria, struktural atau ensimatik).
  • Unsur K, Mg, Mn: Aktivator ensim
  • Unsur Fe, Zn, Mo: Kofaktor ensim
  • Unsur Zn: Berhubungan dengan zat pengatur tumbuh
  • Unsur K+, Na+, Ca++, NO3-, Cl- : Berhubungan dengan air (pengaturan osmotik, membuka-menutup stomata):
  • Unsur B: Reproduksi (pembentukan bunga dan buah)
  • Unsur Ni: Untuk tanaman tertentu, dianggap sebagai hara esensial.
Demikian artikel tentang Manfaat Unsur Hara Makro (N, P, K, S, Ca, Mg) bagi Tanaman. Semoga bermanfaat!

Litbang.pertanian.go.id
Pertanian.pontianakkota.go.id

Posting Komentar