Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

3 Cara Menanam Singkong Agar Berumbi Besar dan Banyak

3 Cara Menanam Singkong Agar Berumbi Besar dan Banyak. Singkong adalah tanaman yang sangat populer di Indonesa sebagai makanan pendamping. Tanaman singkong merupakan tanaman yang sangat mudah ditanam.

Identik sebagai tanaman makanan tradisional, singkong merupakan ketahanan pangan indonesia, pengganti beras.

Singkong banyak diolah untuk berbagai jenis makanan, mulai dari kripik singkong, tape poteng dan berbagai olahan makanan lainnya.

Baca juga: Jual Tape singkong di lombok

Cara menanam singkong sederhana



Tanaman singkong sangat mudah ditanam dan dibudidaya, tanpa perwatan khusus, singkong dapat tumbuh subuh di berbagai jenis tanah.

Cara menanam singkong sederhana, mudah dan cepat, yaitu:

  • Ambil batang singkong tua
  • Potong-potong 20-30 cm
  • tancapkan di tanah
  • Tunggu tumbuh dan tanaman tinggi
  • Panen

Cara menanam singkong berbuah besar dan banyak

Dari benerapa sumber setidaknya ada 3 cara menanam singkong agar umbinya besar, yaitu:

1. Okulasi


Metode okulasi atau sambung batang adalah cara yang dilakukan petani singkong profesional, yaitu dengan menyambung singkong varietas biasa dengan pucuk dari singkong karet.

Cara ini bisa menghasillan umbi hingga 40kg dalam satu batang singkong. Prinsip sederhananya, pucuk yang berasal dari singkong karet memberikan respon hormon dalam perbanyakan akar dan pembesaran umbi.

Cara okulasi atau sambung batang singkong, yaitu:


  • Siapkan batang singkong varietas baik
  • Biarkan memanjang 1/2 - 1 meter
  • Buka atau belah mata tunas dengan pisau tajam
  • Siapkan batang mudah atau pucuk singkong karet sepanjang 15-30 cm
  • Tiriskan ujung batang singkong karet lalu tempelkan pada belahan batang singkong
  • Ikat menggunakan plastik secara rapat dan tertutup sempurna
  • Tancapkan batang pada polybag hingga 4 minggu sampai sambungan rapat dan berdaun lebat
  • Singkong sambung siap ditanam dilahan terbuka

2. Mengupas tunas


Cara lain agar singkong berumbi banyak yaitu dengan mengupas kulit singkong tepat dibawah mata tunas hingga pangkal mata tunas. Prinsipnya adalah membuat banyak tempat perkaran bisa muncul, dengan asumsi semakin banyak tempat perakaran semakin banyak pula umbi singkong dapat terbentuk.

Cara menanam singkong dengan mengupas batang

  • Ambil batang sinngkong siap tanam
  • Potong 20-30 cm
  • Kupas sedikit batang singkong tepat dibawah mata tunas
  • Ambil kira2 1/3 dari jumlah mata tunas batang batang
  • Tanam pada area penanaman

Selain  itu ada juga cara lebih ekstrem, yaitu dengan membersihkan secara total 1/3 kulit batang singkong. 

Kulit singkong hingga matanya dibuang di dua sisi, laku ditanam.



3. Menanam dengan posisi rebah


Nah cara aman menanam batang pisang namun bisa memberi kemungkinan berumbi banyak yaitu menanam dengan posisi rebah. Prisnipnya adalah menciptakan perakaran di semua mata tunas.

Cara menanam pisang dengan posisi rebah lepas, yaitu:

  • Ambil batang pisang yang sudah diap ditanam
  • Potong 20-30cm
  • Siapkan lokasi tanam lalu cangkul tanah sepanjang ukuran batang singkong (20-30 cm)
  • Lubang jangan terlalu dalam
  • Masukkan batang singkong dengan posisi memanjang
  • Timbun sedikit batang singkong jangan dalam dan padat. ukurannnya batang dingkong masih ada yang terlihat agar tidak busuk.

Tips sukses menanam singkong

Nah selain trik di atas ada beberapa tips yang sangat penting untuk kesuksesan menanam singkong, berikut ini:

1. Varietas singkong / ubi kayu

Varietas singkong juga menentukan kesuksesan bertani singkong, di Indonesia ada sekitar 300 jenis varietas singkong yang dikembangkan.

Jenis varietas unggul, menurut (Kompasiana.com) beberapa varietas singlong unggul yaitu:
  • Mukibat singkong hasil okulasi atau sambung bisa menghasilkan 80-130 ton/ha
  • Singkong hibrida atau hasil pemuliaan, menghasilkan 80ton/ha. Hasilnya berkurang untuk F3 dst
  • Singkong gajah asal kaltim, 120 ton/ha dapat ditanam terus menerus
  • Adira 28-35 ton/ha
  • Singkong malang 32-40 ton/ha
  • Singkong Mekar 55 ton/ha
  • Mangu 80ton/ha
  • Singkong lampung 50 ton/ha
  • Singkong malaysia 55 ton/ha
  • Trambesi 34 ton/ha
  • Singkong Begog 38ton/ha
  • Pulut 24ton/ha
  • Singlong Keling 18 ton/ha

Ukuran vrietas singkong yang baik adalah memiliki kandungan pati tinggi, cepat tumbuh dan berumbi banyak.

2. Kualitas bibit

Pastikan bahwa bibit yang ditanam masih segar dan tidak berasal dari singkong berpenyakitan.

Bibit singkong segar yaitu batang singkong yang berasal dari lahan tani dan baru dipanen. Jika merupakan batang simpanan, maksimal penyimpanan 1 bulan.

Selain itu lualitas bibit juga ditentukan dari umur batang singkong, gunakan batang singkong yang tidak terlalu muda agar cepat tumbuh dan tidak terlalu tua yang sangat keras berkayu, selain lambat tumbuh produksinya juga sedikit.

3. Pengolahan bibit singkong

Dalam penananam singkong ukuran batang tanam yaiti 20-30 cm. Jangan terlalu pendek agar mudah tumbuh dan cepat beradaptasi dengan lingkungan dan jangan terlalu panjang karena termasuk pemborosan.

Jarak tanam untul monokultur (secara khusus satu tanaman)
100 cm x 100 cm
100 cm × 60 cm
100 cm × 40 cm
Sedangkan untuk tumpang sari, atau menanam dengan campuran tanaman lain jarak tanam:
150 cm × 100 cm
300 cm × 150cm


4. Pengolahan tanah

Singkong adalah tanaman berumbi, pastikan bahwa lahan tanam diolah dengan baik. Tanaman singkong akan lebih cepat tumbuh dengan kualitas tanah yang gembur, selain itu akan memudahkan pertumbahan dan pembesaran umbi.

Selain gembur, semakin dalam tanah diolah akan semakin baik untuk perkembangan singkong.


5. Pemupukan

Pemupukan juga sangat penting terutama bagi pembudidaya singkong. Meskipun singkong bisa tumbuh dengan baik di berbagai kondisi, untuk mendapatkan hasil yang baik perlu penyediaan nutrisi tanam.

Terlebih jika lahan digunakan secara terus menerus, nutrisi akan semakin berkurang. Pemberian pupuk anorganik penting untuk tanaman dengan cepat, namun jangan lupakan pupuk organik untuk perbaikan lahan jangka panjang.

Cara pemupukan tanaman singkong, dapat dilakukan dengan melubangi pada 2-4 titik di dekat batang singkong atau dengan cara melingkari batang singkong. Jangan terlalu dekat dengan pangkal dan yang paling penting timbun kembali pupuk dengan tanah, agar pupuk tidak menguap sebelum habis diserap tanah-tanaman.

Lakukan pemupukan dengan berkal, pupuk sedikit saja tapi rutin dalam jangka waktu lebih baik dibanding pupuk banyak tapi sekali.

Waktu panen singkong

Idealnya singkong di panen saat berumur 8-10 bulan. Waktu panen juga tergantung varietas singkong, untuk singkong genjah (pendek) waktu panen bisa 6-8 bulan.

Ciri-ciri singkong siap tanam biasanya daunnya rontok, batang besar tua, tanah dipanggal pecah karena umbi besar.

Oke sahabat idnfarmers.com semoga informasi 3 Cara Menanam Singkong Agar Berumbi Besar dan Banyak. Bermanfaat!

Posting Komentar untuk " 3 Cara Menanam Singkong Agar Berumbi Besar dan Banyak"