Cara Membuat Pupuk Organik dari Cangkang Telur, Dosis dan Aplikasinya

Cangkang telur merupakan sampah daur ulang yang sangat mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. produksi cangkang telur ayam per tahun mencapai 150.000 ton (Sitohang dkk 2016). Dan nilai ini akan terus meningkat seiring meningkatnya produksi telur di indonesia.

Menurut BPS produksi telur indonesia pada tahun 2018 yaitu 4.688 120,66 dan terus meningkat pada tahun 2019 menjadi 4.753 382,23 dan 2020 menjadi 4 753 382,23. Dengan jawa timur sebagai provinsi dengan hasil produksi tertinggi mencapai 1.732 437,32 Ton pada tahun 2020.
  • Kandungan dan komposisi mineral cangkang telur: (Butcher & Miles, 2012) Cangkang telur terdiri atas 97% kalsium karbonat, sisanya fosfor, magnesium, natrium, kalium, seng, mangan, besi, dan tembaga.
  • Cangkang telur mengandung hampir 95,1% garam-garam organik, 3,3% bahan organik (terutama protein), dan
  • 1,6% air (Zulfita & Raharjo, 2012).
  • Komponen utama dari garam anorganik pada cangkang telur ayam didominasi oleh kalsium karbonat (CaCO3 ) dengan kandungan hingga 98,5%, dengan kalsium fosfat dan magnesium karbonat yang masing-masing mengandung komposisi sekitar 0,7% (Nurjayanti,2012). 
Menurut (Yuwanta, 2010) Kandungan komposisi meneral yang terkandung dalam cangkang telur yaitu:
  • Kalsium (Ca) 37,30% atau 2,30 gr/berat total
  • Magnesium (Mg) 0,38% atau 0,02gr/berat total
  • Fosfor (P) 0,35% atau 0,02gr/berat
  • Karbonat (CO3) 58,00% atau 3,50gr/berat
  • Mangan (Mn) 7 ppm (mg/kg)

Kadar kalsium tepung cangkang telur beberapa unggas yaitu: (Diode. Dkk, 2017)
  • Ayam Buras 5.22
  • Ayam Ras 6.41
  • Bebek 10.11
  • Puyuh 9.69

Kadar kalsium cangkang telur unggas dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu; jenis ternak, kandungan kalsium pakan, vitamin D, serta kemampuan ternak dalam mengabsorbsi kalsium dalam pakan.

Pemanfaatan Cangkang Telur untuk Tanaman

Tingginya kadar garam yang disertai adanya senyawa organik dalam telur ayam berpotensi mencemari lingkungan akibat aktivitas mikroba di dalamnya. Disisi lain masalah ini juga dapat menjadi manfaat, karena Kandungan kalsium dan unsur lainnya pada cangkang telur yang cukup besar dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Kalsium adalah zat yang paling berperan dalam pembentukan struktur tubuh, gigi dan tulang pada mahluk hidup termasuk manusia, hewan dan tanaman (Noviyanti dkk., 2017).

Kalsium merupakan unsur mikro bagi tanaman dan hanya dibutuhkan dalam kadar tidak banyak, umumnya tanaman membutuhkan 0.1%-5% (1000 ppm-50.000 ppm) kalsium.

Baca: Unsur Mikro, Manfaat dan Efek Kekurangannya

Manfaat Cangkang Telur bagi Tanah dan tanaman, yaitu:
  1. Menebalkan dinding sel
  2. Meningkatkan pemanjangan sel akar
  3. Kofaktor proses enzimatis dan hormonal
  4. Pelindung dari cekaman panas, hama, dan penyakit (Easterwood, 2007).
  5. Mencegah pembusuhkan ujung bunga pada tanaman tomat, paprika, hingga terong.
  6. Mencegah hama secara fisik.
  7. Menjaga kondisi pH tanah
  8. Pupuk cangkang telur dapat memenuhi kebutuhan unsur fosfor dan unsur kalsium dalam tanah.
  9. Pupuk cangkang telur mempunyai sifat yang larut dalam air dan mudah terurai dalam tanah sehingga pupuk cangkang telur dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman.
  10. Kelarutan kalsium dalam tanah mempermudah tanaman bayam untuk menyerap unsur tersebut sehingga dapat mempengaruhi kandungan kalsium yang terdapat pada tanaman bayam (Nurjanah, 2017)
  11. Pupuk cangkang telur dapat memperbaiki sifat kimia tanah karena dapat meningkatkan unsur hara tanah dan meningkatkan efisiensi pengambilan unsur hara.
  12. Pupuk cangkang telur juga dapat memperbaiki sifat biologi tanah karena pupuk organik menjadi sumber energi bagi jasad renik/mikroba tanah yang mampu melepaskan hara bagi tanaman. (Febrilia)
  13. Pemberian tepung cangkang telur pada tanah aluvial dapat dijadikan penggati kapur, untuk menaikkan nilai pH (Nurjayanti, 2012).
Pembuatan Pupuk Organik dan Organik Cair dari Cangkang telur

Cara Membuat Pupuk organik Cangkang Telur Sederhanan untuk Tanaman, yaitu:
  • Limbah cangkang telur yang didapat terlebih dahulu dipreparasi dengan membersihkan dan memisahkan dari membran bagian dalamnya dimaksudkan Untuk menghilangkan mikrob dan mencegah kontaminasi bakteri yang terdapat pada kulit luar dan membran dalam cangkang.
  • Cangkang kemudian dikeringkan untuk menurunkan kadar air mencegah timbulnya jamur (Reu 2006).
  • Haluskan Cangkang telur dengan blender menjadi bentuk serbuk cangkang telur.
  • Lalu dapat ditaburkan langsung pada tanaman. 

Cara membuat pupuk organik cair dari cangkang telur, yaitu:
  • Kumpulkan limbah cangkang telur
  • Dicuci dengan air kemudian dipisahkan dari membran bagian dalam
  • Jemur selama satu hari dengan sinar matahari.
  • Cangkang telur ayam yang sudah kering di haluskan dengan menggunakan blender hingga menjadi serbuk cangkang telur kemudian diayak dengan ukuran 100 mesh.
  • Larutkan bubuk cangkang telur dengan EM4 (10%, 20% atau 30%)
  • Tambahkan Air sampai membentuk 100% larutan.
  • Masukkan dalam wadah tertutup dan biarkan terurai selama 7 hari, sehari sekali buka tutup wadah atau botol untuk melepaskan gas

Perbandingan pembuatan pupuk cair cangkang telur menggunakan EM4
Jika menggunakan 20gr bubuk cangkang telur, maka gunakanan 10% EM4 lalu tambahkan 90% air. Jika menggunakan 20% EM4 maka gunakan 80% air (berlaku untuk perbandingan seterusnya denhan catatan jumlah pelarut/air selalu lebih banyak).

Dari hasil penelitian (Salpiyana 2019) berikut konsentrasi mineral yang didapat 

Dosis pemakaian Pupuk Cangkang telur untuk tanaman
Berdasarkan hasil penelitian (Nurlita Harnafi Mashfufah, 2014) dapat disimpulkan bahwa semakin besar penambahan konsentrasi atau jumlah serbuk cangkang telur, maka akan menghasilkan tanaman seledri yang lebih berkualitas. Hal ini dikarenakan pada konsentrasi serbuk cangkang telur yang tinggi memiliki kandungan kalsium lebih banyak sehingga pertumbuhan tanaman seledri khususnya tinggi batang, jumlah daun dan biomassa tumbuh dengan baik.

Efek nyata pemberian pupuk cangkang telur pada tanaman, yaitu:
  1. Pemberian pupuk kalsium pada tanaman Berpengaruh sangat nyata dalam meningkatkan berat tanaman sayur, berat akar, jumlah daun serta lebar daun (Mukhtar 2018).
  2. Dari hasil penelitian oleh Arifiani, dkk. Berat rata-rata tanaman sayur yang diberi pupuk cangkang telur yaitu 21,31 gram dan rata-rata berat terendah terdapat pada tanaman sayur yang tidak diberi pupuk cangkang telur yaitu 12,27 gram.
  3. Rata-rata berat akar tanaman sayur terberat terdapat pada yaitu 1,42 gram dan rata-rata berat akar tanaman sayur yang tidak diberi pupuk cangkang telur terendah terdapat pada yaitu 0,96 gram.
  4. Rata-rata jumlah daun pada tanaman sayur yang diberi pupuk cangkang telur terbanyak terdapat pada P2 yaitu 6,5 dan rata-rata jumlah daun terendah terdapat pada tanaman sayur tanpa pupuk cangkang telur yaitu 4,75
  5. Lebar/Luas rata-rata daun caisim yang diberi pupuk kalsoum paling maksimal yaitu 189,1 cm² dan rata-rata luas daun yang tidak diberi pupuk cangkang telur terdapat yaitu 90,8 cm².
  6. Menurut Alridiwirsah (2010), penggunaan mulsa cangkang telur memberi pengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman dan umur mulai berbunga.
  7. Berdasarkan hasil uji (Nurlita, 2014) pada tanaman seladri menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi batang dan jumlah daun seledri dari minggu ke-0 hingga minggu ke-12 pada konsentrasi pupuk cangkang telur 7,5% adalah yang paling tinggi. Sedangkan perlakuan kontrol menunjukkan pertumbuhan tinggi batang yang paling rendah.
  8. Pada parameter biomassa pada perlakuan konsentrasi pupuk organik dari cangkang telur dengan konsentrasi 7,5% rerata biomassa paling besar yaitu 0,23 gram. Pada perlakuan konsentrasi organik dari cangkang telur dengan konsentrasi 2,5% memiliki rerata biomassa sebesar 0,19 gram, sedangkan tanaman kontrol memiliki rerata biomassa paling kecil yaitu 0,11 gram.

Refrensi:
  • Diode Yonata, Siti Aminah, Wikanastri Hersoelistyorini. 2017. Kadar Kalsium dan Karakteristik Fisik Tepung Cangkang Telur Unggas dengan Perendaman. Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah.
  • Yuwanta, 2010 dalam Laporan Indah Kusumaningrum, Nur Setiawati Rahayu. 2018. penelitian Pemanfaatan Cangkang Telur Pasa Pembuatan Susu Tempe Tinggi Kalsium. Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka.
  • Arifiani Khusnul Khotimah.,dkk. Pemanfaatan Limbag Cangkang Telur Sebagai Pupuk Organik Tanaaman Sayur. Universitas Negeri Semarang.
  • Mashfufah, Nurlita Harnafi. 2014. Uji Potensi Pupuk Organik dari Bahan Cangkang Telur untuk Pertumbuhan Tanaman Seladri. Pendidikan Biologi. Univerisitas Muhammadiyah Surakarta.
  • Salpiyana. 2019. Studi Proses Pengolahan Cangkang Telur Ayam Menjadi Pupuk Caur Organik dengan Menggunakan EM4 sebagai Inokulen. Lampung: Fakuktas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Posting Komentar