Waktu Pemberian Pembasmi Keong dan Rumput pada Tanaman Padi

Hi Farmers! Keong dan rumput pada tanaman merupakan masalah bagi petani dan merugikan, keong merupakan hama yang langsung menyerang tanaman dengan memakan batang muda tanaman, sedangkan rumput atau gulma dapat menjadi kempetitor tanaman padi dalam menyerap pupuk, juga dapat meningkatkan risiko penyakit lainnya. 

Ada banyak cara dalam mengatasi siput dan rumput pasa tanaman pasi, misalnya adalah cara manual dengan memungut keong satu persatu, rumput gulma dengan cara dicabut. Tetapi, cara ini memerlukan beban biaya tambahan, biaya membersihkan rumput dan gulma dibeberapa daerah (misalnya; lombok) memiliki biaya/upah harian yang sama dengan biaya menanam padi. Membasmi siput dengan cara manualpun tidak efiseien, siput dpat sembunyi di akar ataupun dibawah permukaan lumpur. 

Baca Juga: Cara Alami sederhana Membasmi Keong 

Karena itu cara yang mungkin paling efisien adalah dengan menggunakan pestisida ataupun biopestisda (Moluskisida dan Harbisida). Nah kapan pemberian pestisida pembasmi keong atau siput dan pembasi rumput yang tepat?

Waktu Pemberian bahan pembasmi keong dan rumput

Foto: fb @GiNa

Berdasarkan pengalaman kami idnfarmers.com waktu pemberian bahan pembasmi siput-keong dan pembasmi rumput yaitu saat lahan siap ditanami atau sebelum padi di tanam.

Caranya, bahan pembasmi keong dan pembasmi gulma di campur lalu diemulsikan. Misalnya dengan menggunakan Harbisida (Rally 20 wp saset isi 5gr, harbisida pemecah biji) dan 2 sendok makan pembasmi siput (Bestnoid 60 WP). Dalam tangki 20 liter lalu diemulsikan/disemprot ke lahan jadi yang masih kosong.

Bisakah pemberiannya dilakukan setelah padi ditanam?
Menurut pengalaman beberapa petani, pemberian bahan pembasmi keong bisa dilakukan, tapi untuk harbisida dapat menyebabkan stress pada padi yang baru ditanam dan belum hidup.

Pemberian harbisida juga dapat dilakukan saat padi sudah berumur sekian hari sudah tumbuh berdaun segar.

Semoga membantu 👍


Posting Komentar