Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Membuat Jamur Jakaba, Manfaat dan Aplikasi pada Tanaman

Cara Membuat Jamur Jakaba, Manfaat dan Aplikasi pada Tanaman. Jakaba adalah jamur menguntungkan yang tumbuh dari bahan permantasi pati, yaitu bahan air cucian beras (leri) dan juga dari perasan dedak. Istilah jakaba muncul dari komunitas pertanian organik yang merupakan kependekan dari "Jamur Keberuntungan Abadi". Mungkin keberadaannnya sudah disadari sejak lama, hanya kemudian argumentasi ini muncul dari apakah jamur ini menguntungkan atau bukan. 


Apakah jakaba adalah bagian dari protista atau bukan ini menjadi perdebatan dikalangan komunitas, pasalnya protista dari literatur-literatur teori umum biologi tidak mengklarifikasi jenis fungi yang muncul dari hasil permentasi. Sehingga kemunculannya dianggap mungkin bukan sebagai patogen, melainkan bisa bermutualisme seperti jamur lain jika dimanfaatkan pada tanaman atau mungkin juga jenis lain yang akan disebut sebagai prostista fungi permentasi. 

Baca juga: Cara membuat pupuk cair bakteri fotosintesis

Hasil uji lapangan yang dilakukan para petani, 90% mengatakan bahwa jakaba adalah jamur menguntungkan yang dapat digunakan sebagain POC. Bukti lain yang menguatkan bahwa jakaba bukanlah patogen adalah, saat para petani mencoba menggabungkan dengan bakteri lain yang sudah diketahui bermanfaat seperti tricoderma atau PGPRI mereka dapat tumbuh baik secara bersamaan, uji lain pada jamur jakaba juga menemukan benih padi tumbuh dengan subur diatas spora jakaba.

Asumsi sementara jakaba mengandung bakteri baik seperti pseduomonas fluorescence, pektolitik pektin, bakteri xantthomonas malthophilia dan lain-lain. 

Daftar Isi:

Ciri-ciri Jakaba (Jamur Keberuntungan abadi)

Rp 10.000
Beli di sini 👇

5 Ciri - ciri jakaba, yaitu:
  • Memiliki spora merah tumbuh diatas
  • Spora bertudung
  • memiliki akar yang tumbuh tebal
  • Struktur kenyal
  • Memiliki dinding sel zat kitin, bersekat.

Cara pembuatan jakaba 

Proses pembuatan jakaba melalui proses permentasi pati, air leri, dedak namun juga dapat terbentuk dari proses permentasi PGPRI, akar bambu. 

Berikut cara mudah membuat jakaba, yaitu: 
  • Siapkan air bekas cucian beras
  • Masukkan dalam wadah tertutup
  • Simpan hingga 1-3 minggu
  • Jika menggunakan dedak, masukkan kedalam air
  • Aduk larutan dedak lalu saring
  • Ambil larutan dedak bersih lalu simpan dengan wadah tertutup
  • Bisa ditambahkan akar bambu dalam larutan dedak, menurut eksperiment komunitas, cara ini dapat mempercepat proses terbentuknya jakaba.
Karena jakaba dapat muncul dari proses permentasi pgpri kemungkinan jamur ini diasosiasi atau dipolopori oleh bakteri-bakteri baik hasil permentasi iti sendiri atau dengan kata lain sebagai hasil lanjutan, dan atau kemungkinan bakteri yang terlibat dalam pgpri juga terlibat dalam pembentukan jakaba. 

Baca juga: Cara membuat pupuk cair bakteri asam laktat

Cara perbanyakan Jakaba 



Jika jakaba sudah terbentuk melalui proses permentasi diatas perbanyakan atau budidaya jakaba akan mudah dilakukan
Siapkan potongan jakaba yang sudah didapat, bagi menjadi beberapa potongan 
Masukkan setiap potongan kedalam wadah-wadah yang berisi air beras lalu simpan 

Proses perbanyakan jakaba ini nantinya meliputi, potongan jakaba akan memunculkan spora-spora baru atau pertunasan baru, atau juga potongan tersbut akan hancur terlebih dahulu yang membuat sel spora tersebar dalam air leri dan pembentukan ulang jakaba kembeli terjadi.


Rp 10.000
Beli 👇

Cara penyimpanan jamur jakaba




Jamur jakaba dapat disimpan dengan cara dikeringkan atau dijemur sehingga menjadi bahan padat yang tidak mudah rusak.

Manfaat Jakaba (Jamur Keberuntungan Abadi)

Air cucian beras mengandung unsur fosfor, 70% vitamin B3 , 90% vitamin B6, 80% vitamin B1, 50% mangan (Mn), 60% zat besi (Fe), 50% fosfor (P), 100% serat, dan asam lemak esensial. Komposisi tersebut sudah dikenal dikalangan pertanian menjadi prekursor yang dapat mengoptimalkan beberapa fungsi hormon auksin, giberalin dan alanin. 
  • Memiliki fungsi merangsang pertumbuhan daun baru
  • Regenerasi sel shingga dapat memperpanjang umur tanaman
  • Mendorong pembentukan bunga, buah dan biji
  • Mempercepat pertumbuhan batang, sangat cocok untuk solusi tanaman kerdil
  • Dapat memperkuat antibodi tanaman dari berbagai jenis penyakit seperti serangan fusarium

Aplikasi dan dosis penggunaan Jakaba

Jakaba dapat diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman sepanjang musim, seperti sayuran, rempah, kompditas umum seperti padi, jagung, kedelai dan juga untuk tanaman mikro atau tanaman hias.

Cara pengaplikasian jamur jakaba, ambil jamur jakaba sebanyak 800gr lalu dibelender kemudian dilarutkan dalam 20liter air, selanjutnya dapat disemprotkan pada tanaman atau dikocorkan, perbandingan tersebut dapat disesuaikan dengan jumlah yang cukup untuk tanaman anda. Berdasarkan ujicoba para petani, jakaba ini dapat di gunalan secara bersamaa dengan POC atau bahan pupuk organik lain.

Perbandingan penggunaannya tidak mutlak, anda bisa mencoba dengan perbandingan sendiri, anda bisa membuatnya menjadi bentuk larutan yang diblander atau jakaba keringnya bisa ditaburkan langsung pada tanaman melalui proses penguraian alamiah.

Testimoni keberhasilan jamur jakaba  



Demikian ulasan tentang Cara Membuat Jamur Jakaba, Manfaat dan Aplikasi pada Tanaman yang kami dapat dari hasil-hasil diskusi para petani organik indoneesia, kami sangat mengharapkan informasi tambahan mengenai jamur jakaba ini kedepannya sehingga dapat memberikan edukasi lengkap bagi para petani, semoga bermanfaat 🙏

Posting Komentar untuk "Cara Membuat Jamur Jakaba, Manfaat dan Aplikasi pada Tanaman"