Cara Membuat Reaktor Ember Tumpuk, Skam Bakar dan Pengomposan

Cara Membuat Reaktor Ember Tumpuk, Skam Bakar dan Pengomposan. Salah satu tujuan dari bertani organik adalah memanfaatkan bahan tidak terpakai dengan biaya murah bahkan dapat bertani tanpa biaya. 

Bioreaktor sekala rumah tangga untuk mengolah sampah, dapat menggunakan sistem "Ember Tumpuk" dengan bantuan larva Hi (Hermetia illucens) atau BSF. 

Ember tumpuk adalah sistem reaktor sederhana dari dua ember yang disatukan untuk menghasilkan pupuk cair organik (POC), Bahan kompos dan Serangga Hi/ BSF. Prinsipnya adalah dua ember disatukan, satunya untuk menampung limbah sayuran dan satunya untuk menampung air perasan atau yang dikenal sebagai air lindi. Air lindi inilah yang nantinya menjadi POC dari proses pematangan.

Membuat Reaktor Ember Tumpuk

Cara membuat ember tumpuk sederhana, yaitu:
  • Siapkan 2 ember yang sama lengkap dengan penutupnya
  • Ember ke-1 dipasangkan kran di samping bawah
  • Ember ke-2 dilubangi kecil-kecil di bagian bawah persis seperti penyaring.
  • Buat lubang kecil di samping atas di bawah tutup pada ember ke-2.
  • Ember 1 dan 2 ditumpuk erat.

Cara kerja reaktor ember tumpuk, yaitu
  • Masukkan sayur atau buah sisa atau buangan kedalam ember ke-2 secara berkala. Dalam suasana panas dan lembab, mikrobia cepat berkembang, aroma busuk senyawa volatil yang dihasilkan akan mengundang lalat Hi datang bertelur.
  • Tunggu sampai larva Hi terlihat banyak dan aktif bekerja, sampah perlahan-lahan akan menyusut, lalu tambahkan sampah lainnya secara terus menerus.
  • Cairan dari sampah ember-2 otomatis jatuh ke ember-1, cairan tersebut disebut "Lindi" merupakan formula POC.
  • Jika sudah dirasa cukup, dan ingin menghentikan proses, tutup semua lubang.
  • Setelah lindi berumur 1- 2 bulan baru diteruskan dengan proses permentasi  menjadi pupuk organik cair (POC). Air lindi bisa langsung dipakai dengan Caranya masukkan lindi sebelumnya ke dalam botol bening, separoh saja, tutup dikendorkan, jemur diterik matahari sampai warna hitam coklat dan aroma lembut di hidung.
  • Hasil samping seperti Larva Hi dan kompos, dapat dipanen secara berkala, sebagai pakan unggas, dan residunya sebagai kompos.

3 Produk atau hasil akhir dari reaktor ember tumpuk
  • Kompos, Limbah sayuran yang di timbun akan meninghalkan serat atau komponen lainnya yang bisa digunakan sebagai bahan pupuk kompos
  • Larva Hi (Hermetia illucens) atau larva serangga BSF yang membantu proses penguraian limbah, kita bisa mengambil larva tersebut untuk diternak atau sebagai pakan ternak langsung
  • Air lindi merupakan hasil utama dari reaktor ember tumpuk, hasil perasan dari limbah sayur atau buah-buahan. 

Lumbung Biomassa 
Lumbung biomassa atau gudang mikroba memiliki peran penting dalam pertanian berkelanjutan, terutama dalam pengolahan bahan organik menjadi pupuk. Lumbung biomassa yang berisi tabungan daun kering, sangat kaya dengan aneka mikroba yang ada di sekitar kita. Dari sebagian daun yang sudah lapuk hancur, yang dipenuhi mikroba dapat dijadikan sebagar starter Biomassa pertanian.

Reaktor arang sekam
  • Cara membuat arang sekam, menggunakan reaktor arang sekam
  • Cara kerja:
  • Siapkan kayu bakar kering lalu bakar. setelah membara, pasang cerobong di atasnya.
  • Buatkan pembatas untuk sekam, bisa dari seng atau batubata yang disusun melingkari api
  • Tumpahkan sekam secara perlahan diatas api dalam lingkaran pembatas
  • Tunggu sampai semua sekam menjadi arang.
  • Bolak balik arang sekam agar semuanya matang merata.
  • Jika sudah, siram dengan air, agar tidak menjadi abu.
Demikian artikel tentang Cara Membuat Reaktor Ember Tumpuk, Skam Bakar dan Pengomposan. Semoga bermanfaat
Refrensi:
Tribio Biomassa Comunity

Posting Komentar